
Istana Kepresidenan Tanjung Verde. (Wikipedia)
JawaPos.com - Nama Tanjung Verde mungkin masih terdengar asing bagi banyak penggemar sepak bola. Namun negara kepulauan kecil di lepas pantai Afrika Barat itu sedang menjadi sorotan dunia setelah mencatat sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026.
Pada Senin (15/6), Tanjung Verde langsung menghadapi ujian berat saat bertemu raksasa Eropa, Spanyol, dalam laga perdana Grup H Piala Dunia 2026. Kehadiran mereka menjadi salah satu kisah paling menarik dalam turnamen yang untuk pertama kalinya diikuti 48 negara.
Tanjung Verde atau Cape Verde adalah negara kepulauan yang terletak sekitar 570 kilometer di lepas pantai barat Afrika. Negara ini terdiri atas 10 pulau vulkanik utama dan sejumlah pulau kecil yang tersebar di Samudra Atlantik.
Luas wilayahnya hanya sekitar 4.000 kilometer persegi, atau hanya seluas Kabupaten Sukabumi, di Jawa Barat. Meski demikian, posisi geografisnya yang berada di jalur pelayaran antara Afrika, Eropa, dan Amerika membuat negara ini memiliki nilai strategis sejak berabad-abad lalu.
Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 1945, sedangkan Tanjung Verde baru merdeka pada 5 Juli 1975 setelah berabad-abad berada di bawah kolonialisme Portugal. Artinya, usia negara tersebut sekitar 30 tahun lebih muda dibandingkan Indonesia.
Sebelum merdeka, Tanjung Verde menjadi bagian penting dari jaringan perdagangan Portugis di Atlantik sejak abad ke-15. Setelah perjuangan panjang bersama gerakan kemerdekaan Guinea-Bissau, negara ini akhirnya memperoleh kedaulatan penuh pada 1975.
Tanjung Verde dikenal sebagai salah satu negara demokrasi paling stabil di Afrika. Negara ini menerapkan sistem republik semi-presidensial. Presiden berperan sebagai kepala negara, sementara pemerintahan sehari-hari dijalankan oleh perdana menteri sebagai kepala pemerintahan.
Dalam berbagai indeks demokrasi dan tata kelola pemerintahan, Cape Verde atau Tanjung Verde kerap masuk jajaran negara terbaik di benua Afrika berkat stabilitas politik dan tingkat korupsi yang relatif rendah.
Jika Indonesia memiliki Gunung Bromo dan Rinjani, Tanjung Verde memiliki Pico do Fogo. Gunung setinggi sekitar 2.829 meter itu merupakan titik tertinggi di negara tersebut sekaligus gunung berapi aktif yang menjadi simbol nasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022