
Pemain Qatar merayakan gol Boualem Khoukhi pada masa injury time yang memaksa Swiss bermain imbang 1-1 di Piala Dunia 2026. (FIFA)
JawaPos.com - Perdebatan mengenai gol penalti Swiss ke gawang Qatar dalam laga Piala Dunia masih menjadi topik hangat di kalangan pecinta sepak bola, khususnya di Qatar.
Banyak pendukung Qatar menilai keputusan wasit memberikan penalti kepada Timnas Swiss seharusnya tidak sah. Sebab, menganggap terdapat posisi offside dalam proses terjadinya pelanggaran.
Sorotan utama mengarah kepada pemain timnas Swiss Remo Freuler yang disebut sudah berada dalam posisi offside sebelum insiden yang berujung penalti pada menit ke-14 pertandingan. Dugaan tersebut semakin ramai diperbincangkan setelah siaran langsung pertandingan tidak menampilkan tayangan teknologi offside semi-otomatis yang biasanya digunakan untuk memperlihatkan hasil pemeriksaan VAR.
Baca Juga:Dulu Tumbang dari Garuda Muda, Kini Patrick Beach Bersinar Bersama Timnas Australia di Piala Dunia
Tidak munculnya tayangan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. Sejumlah suporter Qatar mempertanyakan transparansi proses pemeriksaan VAR dan menilai ada kemungkinan kesalahan dalam pengambilan keputusan.
Menanggapi polemik yang berkembang, FIFA akhirnya memberikan penjelasan resmi. Dalam keterangannya, badan sepak bola dunia itu menyebut bahwa memang terjadi gangguan teknis sementara yang menyebabkan grafis teknologi offside otomatis tidak dapat ditampilkan kepada publik saat insiden tersebut sedang diperiksa.
Meski demikian, FIFA menegaskan bahwa gangguan tersebut hanya memengaruhi tampilan siaran dan tidak berdampak pada proses kerja VAR di ruang kontrol pertandingan. Seluruh prosedur pemeriksaan tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
FIFA juga menjelaskan bahwa tim VAR melakukan pengecekan menggunakan garis offside yang tersedia dalam sistem. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada pemain Swiss yang berada dalam posisi offside pada fase permainan sebelum penalti diberikan.
Untuk meredam perdebatan yang terus berkembang, FIFA kemudian merilis gambar hasil pemeriksaan VAR terkait insiden tersebut. Dari gambar yang beredar, posisi pemain memang terlihat sangat tipis dan berada di batas yang sulit dibedakan dengan mata telanjang.
Kondisi inilah yang membuat banyak penonton memiliki penilaian berbeda saat menyaksikan tayangan ulang pertandingan. Namun berdasar data dan teknologi yang digunakan dalam proses pemeriksaan resmi, keputusan wasit dan VAR dinyatakan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022