
Ilustrasi penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR). (Istimewa)
JawaPos.com - Amerika Serikat memulai kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Paraguay. Namun, selain pesta gol tuan rumah, pertandingan di Stadion SoFi juga menghadirkan momen yang membuat para pemain, penonton, hingga komentator kebingungan.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, VAR digunakan dalam situasi mistaken identity. Saat Amerika Serikat sudah unggul nyaman 3-0, bek veteran Tim Ream melakukan tekanan terhadap Miguel Almiron di dekat area pertahanan sendiri.
Melansir BBC, wasit asal Belanda, Danny Makkelie, langsung meniup peluit dan memberikan tendangan bebas untuk Paraguay. Ream pun diganjar kartu kuning karena dianggap menjatuhkan Almiron.
Namun, setelah tendangan bebas diambil, wasit mendapat panggilan dari ruang VAR dan diminta melihat ulang insiden tersebut melalui monitor di pinggir lapangan.
Keputusan yang diambil kemudian membuat banyak orang terkejut. Kartu kuning untuk Ream dibatalkan, dan justru Almiron yang menerima kartu kuning karena dianggap melakukan simulasi atau diving.
Dalam aturan VAR sebelumnya, kartu kuning pertama tidak dapat ditinjau ulang. VAR hanya bisa digunakan dalam empat situasi, yakni gol, penalti, kartu merah langsung, dan kesalahan identitas. Karena itulah, keputusan Makkelie sempat memunculkan kebingungan.
Menjelang Piala Dunia 2026, FIFA memperkenalkan sejumlah perubahan regulasi. Salah satu perubahan yang didorong oleh kepala wasit FIFA, Pierluigi Collina, berkaitan dengan kasus mistaken identity.
Aturan baru tersebut memungkinkan wasit mengoreksi keputusan apabila pemain yang menerima kartu ternyata bukan pihak yang melakukan pelanggaran, atau bahkan ketika pelanggaran sebenarnya justru dilakukan oleh pemain lawan.
Dalam kasus ini, Tim Ream dianggap tidak melakukan kontak sama sekali dengan Almiron. Sebaliknya, pemain Paraguay itu dinilai melakukan diving untuk mendapatkan tendangan bebas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022