
Pemain timnas Swedia rogoh kocek pribadi membiayai keberangkatan orang-orang terdekat ke Piala Dunia di Amerika Serikat. (Istimewa)
JawaPos.com - Piala Dunia 2026 bukan hanya menghadirkan tantangan di atas lapangan bagi para pemain Timnas Swedia.
Di balik persiapan menuju turnamen terbesar sepak bola dunia itu, para pemain juga harus menghadapi tingginya biaya perjalanan dan akomodasi untuk keluarga yang ingin memberikan dukungan langsung dari tribun. Beberapa pemain timnas Swedia mengungkapkan bahwa mereka memanfaatkan bonus yang diterima dari federasi untuk membantu membiayai keberangkatan orang-orang terdekat ke Amerika Serikat.
Bagi mereka, kehadiran keluarga selama turnamen memiliki nilai yang jauh lebih besar dibandingkan pengeluaran yang harus dikeluarkan. Bek Swedia, Gustaf Lagerbielke, termasuk salah satu pemain yang memilih menanggung biaya perjalanan keluarga dekat serta pasangannya.
Baca Juga:Deretan Talenta Muda Piala Dunia 2026 yang Jarang Disorot, Tapi Berpotensi Jadi Kejutan Besar
Menurutnya, momen tampil di Piala Dunia merupakan pengalaman langka yang layak dinikmati bersama orang-orang yang selama ini memberikan dukungan dalam perjalanan karirnya.
Hal serupa juga dilakukan gelandang Eric Smith. Dia memperkirakan biaya yang harus dikeluarkan untuk mendatangkan keluarga mencapai angka yang cukup besar.
Meski demikian, pemain berusia 29 tahun itu menilai pengeluaran tersebut sebagai investasi emosional yang penting selama menjalani kompetisi dengan tekanan tinggi. Kehadiran keluarga dianggap mampu memberikan ketenangan mental bagi para pemain yang harus berada jauh dari rumah selama beberapa pekan.
Baca Juga:Jejak La Masia di Korea Selatan Berlanjut, dari Paik Seung-ho Kini Hadir Lee Minguk dan Lee Daehan
Bagi sebagian pemain yang telah berkeluarga dan memiliki anak, kesempatan untuk bertemu orang terdekat di sela-sela turnamen menjadi faktor penting dalam menjaga fokus dan kondisi psikologis.
Di sisi lain, tingginya biaya yang harus ditanggung para pendukung juga menjadi sorotan. Kapten Swedia, Victor Nilsson Lindelof, menilai harga tiket pertandingan dan transportasi menuju lokasi Piala Dunia terlalu mahal bagi banyak suporter. Kondisi tersebut dinilai dapat membatasi kesempatan para penggemar sepak bola untuk menyaksikan langsung ajang terbesar dunia tersebut.
Piala Dunia 2026 memang menjadi edisi yang berbeda karena digelar di wilayah yang sangat luas, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Jarak antarkota yang jauh membuat biaya perjalanan meningkat, baik untuk pemain, keluarga, maupun para pendukung yang ingin mengikuti tim kesayangannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022