
Striker Timnas Swedia Alexander Isak. (Instagram/@swemnt)
JawaPos.com - Alexander Isak merasa kecewa tim nasional Swedia harus ditahan imbang Yunani. Laga persahabatan yang berakhir dengan skor 2-2 tersebut dimainkan di Strawberry Arena, Jumat (5/6).
Timnas Swedia dibuat terkejut dengan gol cepat dari Konstantinos Tsimikas pada menit ke-10. Gol tersebut membuat Yunani unggul hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, timnas Swedia menyamakan kedudukan lewat gol dari Viktor Gyokeres pada menit ke-53. Kemudian Gustaf Nilsson membuat timnas Swedia unggul pada menit ke-69 setelah menerima assist dari Taha Ali.
Sayangnya, kemenangan timnas Swedia harus pupus. Georgios Masouras berhasil mencetak gol pada menit ke-90+5 dan Yunani mampu menahan imbang tim tuan rumah.
Menyikapi hasil imbang yang diraih timnas Swedia, Alexander Isak mengaku kecewa. Meskipun demikian, dia memuji penampilan timnya terutama di babak kedua saat berhasil unggul.
"Perasaan saya campur aduk, antara positif dan negatif. Kami menyelesaikan pertandingan dengan baik di babak kedua dan ada banyak penampilan bagus di babak kedua. Kemudian tentu saja saya merasa kecewa karena kami kebobolan gol di tendangan terakhir," kata Alexander Isak yang dikutip dari Fotbollskanalen, Jumat (5/6).
Selain itu, penyerang Liverpool tersebut juga menyoroti penampilan Taha Ali yang baru punya dua caps. Isak menilai penampilan pemain 27 tahun tersebut seperti sudah bertahun-tahun di timnas Swedia.
"Saya terkejut. Kami pernah melihatnya sebelumnya saat latihan, tetapi sangat mengesankan melihat penampilan seperti itu dalam debutnya. Dia tampak seperti sudah berada di sini selama bertahun-tahun. Kami sangat gembira di bangku cadangan," puji Isak.
Secara hasil, penampilan timnas Swedia meraih satu kekalahan dari Norwegia dan imbang melawan Yunani. Setelah dua laga persahabatan tersebut, tim asuhan Graham Potter mengalihkan fokus melawan Tunisia sebagai lawan perdana Piala Dunia 2026 pada 15 Juni.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
