
Pemain andalan timnas Republik Ceko Patrik Schick. Ceko kalah atas Korea Selatan pada laga Piala Dunia 2026. (Instagram/@p_schicky)
JawaPos.com - Republik Ceko harus memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan. Sempat unggul lebih dahulu, tim asuhan Miroslav Koubek justru gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya menyerah 1-2 dari Korea Selatan pada laga Grup A.
Kekalahan tersebut mengakhiri catatan enam pertandingan tanpa kekalahan yang sebelumnya dibukukan Republik Ceko. Meski kecewa, melansir Channel New Asia, Miroslav Koubek mengakui bahwa Timnas Korea Selatan memang tampil lebih baik dan layak meraih kemenangan pada laga piala dunia.
"Kami memang melakukan beberapa kesalahan tetapi juga menciptakan peluang. Lawan kami sangat cepat. Tim yang lebih baiklah yang menang," kata Miroslav Koubek kepada wartawan.
Pelatih berusia 74 tahun itu juga menilai timnya telah menunjukkan semangat juang yang baik, tetapi masih memiliki pekerjaan rumah besar di sektor serangan.
"Kami harus berjuang dan kami berhasil. Sekarang kita perlu melangkah maju. Kita perlu lebih menyerang dan kreatif di 30 meter terakhir. Dalam hal serangan, kita masih perlu meningkatkan diri," terang dia.
Republik Ceko sebenarnya sempat berada di atas angin setelah kapten tim, Ladislav Krejci, membuka keunggulan lewat sundulan memanfaatkan dominasi mereka dalam duel udara. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Hwang In-beom mencetak gol penyeimbang sebelum kemudian menyumbangkan assist untuk gol kemenangan Oh Hyeon-gyu, yang masuk dari bangku cadangan.
Baca Juga:Hwang In-Beom Jadi Inspirasi Comeback Timnas Korea Selatan di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Selain menyoroti kurang tajamnya lini serang, Koubek juga berharap para pemain kuncinya bisa memberikan kontribusi lebih besar pada pertandingan berikutnya. Dia secara khusus menyinggung penyerang Patrik Schick dan gelandang serang Pavel Sulc, yang ditarik keluar pada babak kedua setelah terlihat kelelahan akibat cuaca panas.
Republik Ceko selanjutnya akan menghadapi Afrika Selatan pada 18 Juni. Koubek memperkirakan pertandingan tersebut tidak akan berjalan mudah.
"Kita akan menghadapi lawan yang sulit dan kita baru saja menghadapi lawan yang sulit. Sudah menjadi kewajiban kita untuk bermain hingga akhir, jadi jelas para pemain kelelahan," kata Koubek.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022