Rafael Leao mendapat kartu merah setelah terlibat insiden dengan Ivan Roman dalam laga persahabatan Portugal melawan Chili menjelang Piala Dunia 2026. (Instagram @iamrafaeleao93)
JawaPos.com - Bintang Timnas Portugal Rafael Leao terancam menghadapi sanksi berat menjelang Piala Dunia 2026 setelah menerima kartu merah akibat tindakan kekerasan saat laga persahabatan melawan Chili, Minggu (7/6) dini hari WIB.
Insiden itu terjadi pada masa tambahan waktu babak pertama dan berpotensi memengaruhi partisipasinya bersama timnas Portugal di turnamen yang dimulai 11 Juni di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Keributan bermula dari duel antara bek kanan Chili, Felipe Faundez, dan pemain Portugal, Joao Cancelo, di dekat tiang sudut lapangan. Faundez memenangkan duel tersebut dan menendang bola menjauh, tetapi Cancelo menilai lawannya bangkit dengan cara yang terlalu agresif sehingga memicu reaksi emosional.
Situasi kemudian memanas ketika sejumlah pemain dari kedua tim mendatangi lokasi kejadian. Kerumunan besar terbentuk dan suasana pertandingan yang semula berjalan normal berubah menjadi tegang dalam hitungan detik.
Di tengah keributan itu, Leao dan bek Chili, Ivan Roman, ikut terlibat dalam adu dorong. Keduanya beberapa kali saling mendorong sebelum insiden yang menjadi sorotan utama akhirnya terjadi.
Leao terlihat menampar wajah Roman menggunakan tangannya. Tindakan tersebut langsung memancing reaksi pemain lain yang berusaha melerai dan menenangkan situasi agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Beberapa detik kemudian suasana kembali terkendali. Namun, rekaman insiden tersebut sudah cukup menjadi bahan pertimbangan wasit untuk mengambil keputusan tegas.
Wasit asal Italia, Luca Zufferli, tidak langsung mengeluarkan kartu merah setelah insiden terjadi. Dia terlebih dahulu mengambil waktu untuk menilai situasi dan memastikan pihak-pihak yang dianggap paling bertanggung jawab dalam keributan tersebut.
Setelah melakukan penilaian, Zufferli memutuskan mengusir Leao dan Roman dari lapangan. Kedua pemain harus meninggalkan pertandingan lebih cepat saat skor masih imbang 0-0.
Baca Juga:Fakta Unik Nomor 10 Persebaya, Sejak 2018 Tidak Ada Pemain yang Pakai Angka Itu Lebih dari Dua Musim
Keputusan tersebut sempat memunculkan reaksi dari kapten Portugal, Cristiano Ronaldo. Bintang veteran itu berusaha berbicara kepada wasit dengan harapan keputusan dapat ditinjau kembali.
Upaya Ronaldo tidak membuahkan hasil. Zufferli tetap pada keputusannya dan kedua pemain yang berseteru tetap menerima kartu merah langsung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022