
Kansas City Stadium atau GEHA Field at Arrowhead Stadium dikenal sebagai stadion olahraga luar ruangan paling bising di dunia dan akan menggelar enam pertandingan Piala Dunia 2026. (Dok. FIFA)
JawaPos.com - FIFA mengubah kebijakan terkait botol air minum di Piala Dunia 2026 setelah mendapat kritik luas dari berbagai pihak. Badan sepak bola dunia itu sempat memicu kontroversi dengan memperbarui aturan stadion yang secara efektif melarang penggemar membawa botol air minum dan menggunakan stasiun hidrasi di arena pertandingan.
Keputusan itu menuai reaksi keras. Banyak pihak menilai kebijakan tersebut berpotensi membahayakan kesehatan suporter yang akan menyaksikan pertandingan di tengah suhu musim panas yang tinggi di Amerika Utara.
Melansir Sports Illustrated, tak butuh waktu lama, FIFA akhirnya menarik kembali aturan itu dan mengizinkan penggemar membawa air minum ke stadion dengan ketentuan tertentu.
Baca Juga:Jurnalis Italia Sarankan Manchester United untuk Tidak Mendatangkan Rafael Leao, Ini Alasannya
Pada aturan awal, FIFA sebenarnya memperbolehkan para penonton membawa botol plastik transparan yang kosong dan dapat digunakan kembali ke dalam stadion. Namun pada 2 Juni, FIFA memperbarui kode etik stadion mereka dengan menghapus ketentuan tersebut dan melarang penggunaan stasiun pengisian air di area pertandingan.
Langkah tersebut langsung mendapat penolakan dari kelompok suporter, organisasi masyarakat, hingga pejabat pemerintah di sejumlah kota tuan rumah. Banyak yang menilai FIFA lebih mementingkan keuntungan komersial dibanding kenyamanan dan keselamatan para penonton.
Para penggemar dikhawatirkan terpaksa membeli air minum dengan harga tinggi di dalam stadion apabila tidak diperbolehkan membawa air sendiri dari luar.
Baca Juga:Siapa Pemain Incaran Florentino Perez yang Disebut Akan Memecahkan Rekor Transfer Real Madrid?
Kritik tidak hanya datang dari kalangan suporter. Wali Kota Toronto, Olivia Chow, secara terbuka menyebut kebijakan FIFA sebagai langkah yang semata-mata bertujuan mencari keuntungan finansial.
Toronto sendiri akan menjadi tuan rumah enam pertandingan Piala Dunia 2026, termasuk laga pembuka Timnas Kanada.
Sementara itu, Wali Kota New York, Zohran Mamdani, juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap aturan tersebut. Dia menilai kebijakan itu menjadi bagian dari sejumlah keputusan FIFA yang sebelumnya juga menuai sorotan terkait harga dan aksesibilitas selama turnamen berlangsung.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
