
Neymar Junior kembali masuk ke dalam skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. (Instagram.com/@neymarjr)
JawaPos.com - Teka-teki nasib Neymar di Piala Dunia 2026 akhirnya terjawab. Sempat terpinggirkan, megabintang Santos FC itu resmi masuk dalam daftar 26 pemain Timnas Brasil yang dirilis di Rio de Janeiro, Senin malam (18/5).
Di balik comeback dramatis sang penyerang, ada andil besar dari taktik "diplomasi damai" yang dilancarkan entrenador Brasil, Carlo Ancelotti.
Titik balik masuknya Neymar terjadi pada pekan lalu. Dilasir melalui laman Marca, Ancelotti bersama Direktur Olahraga Brasil, Rodrigo Caetano, menggelar video call darurat dengan Neymar. Panggilan itu dilakukan empat hari sebelum skuad resmi diumumkan demi membahas masa depan sang pemain yang sudah absen hampir tiga tahun dari Selecao.
Namun, pemanggilan ini bukan cek kosong. Don Carlo datang dengan setumpuk persyaratan mutlak. Pelatih asal Italia itu menegaskan ada perubahan hierarki dan aturan disiplin baru yang wajib dipatuhi mantan bintang Barcelona tersebut.
Dalam obrolan tersebut, Ancelotti tanpa basa-basi memangkas status "anak emas" yang selama ini melekat pada Neymar. Dua poin krusial dideklarasikan: posisi kapten dicopot, dan tidak ada jaminan starter bagi Neymar dalam skema baru Selecao.
Tak hanya urusan taktis, Caetano dan Ancelotti juga memperketat aturan off-the-pitch. Mereka membatasi gerak lingkungan internal (entourage) sang pemain di sekitar pemusatan latihan. Bahkan, demi menjaga fokus, Neymar diminta mengurangi aktivitas dan eksposurnya di media sosial.
Meski diterpa "pemangkasan hak istimewa", Neymar meresponsnya dengan legawa. Pemain didikan Santos itu menunjukkan kedewasaan tinggi dan berkomitmen siap memberikan segalanya demi membantu tim di sisa momentum Piala Dunia terakhirnya.
Sikap kooperatif Neymar itulah yang meluluhkan hati Ancelotti. Hubungan keduanya yang sempat membeku sejak September tahun lalu langsung cair. Atmosfer positif dalam panggilan video itu membuat CBF (Federasi Sepak Bola Brasil) langsung memberi lampu hijau sejak Jumat lalu.
Ancelotti menegaskan, keputusannya memanggila Neymar didasarkan pada evaluasi objektif sepanjang tahun, bukan sekadar nama besar. Namun, ia mewanti-wanti bahwa keadilan tim di atas segalanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
