
Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU pada pertemuan dengan Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd. (Huayou), dan Northeastern University (NEU). (Istimewa).
JawaPos.com — Universitas Indonesia (UI) menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia unggul untuk mendukung pemanfaatan sumber daya alam (SDA) Indonesia dan pengembangan industri bernilai tambah.
Hal tersebut disampaikan Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, dalam agenda pertemuan kerja sama antara Universitas Indonesia, Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd. (Huayou), dan Northeastern University (NEU).
Dalam pertemuan tersebut, Rektor UI yang didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Mahasisw dan Alumni Prof. Hamdi Muluk, Dekan FTUI Prof. Kemas Ridwan, dan Direktur DIRBT UI Chairul Hudaya, Ph.D menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi SDA yang sangat besar.
Kekayaan tersebut, menurutnya, perlu diikuti dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, serta kemampuan riset dan inovasi agar dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pembangunan nasional.
Potensi SDA Indonesia juga menjadi salah satu fondasi penting dalam hubungan ekonomi Indonesia–Tiongkok. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam strategis yang saling melengkapi dengan kekuatan Tiongkok di bidang manufaktur maju dan inovasi. Kedua negara juga telah menyepakati penguatan kerja sama di bidang mineral, energi, kendaraan listrik, baterai lithium, serta pengembangan teknologi hijau.
“Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah. Namun, kekayaan sumber daya alam tersebut harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul agar Indonesia mampu menciptakan nilai tambah dan menjadi bagian penting dalam rantai industri global.”
Rektor UI juga menekankan adanya kesepahaman antara Indonesia dan Tiongkok mengenai pentingnya pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari kerja sama jangka panjang kedua negara.
Arah tersebut sejalan dengan perkembangan hubungan bilateral Indonesia–Tiongkok yang semakin menempatkan pendidikan, riset, teknologi, dan pengembangan talenta sebagai bagian penting dari kerja sama strategis kedua negara.
Pada 2025, kedua negara menyepakati penguatan kerja sama di berbagai sektor, termasuk mineral dan mineral hijau. Dalam Joint Statement, Indonesia dan Tiongkok juga menegaskan pentingnya pengembangan rantai nilai dan rantai talenta (talent chains), serta kerja sama di bidang kendaraan energi baru, baterai lithium, energi bersih, dan infrastruktur energi.
Arah tersebut semakin diperkuat pada 2026. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI menyatakan bahwa kolaborasi Indonesia–Tiongkok di bidang pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan pengembangan talenta merupakan bagian penting dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia serta mendukung kebutuhan industri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022