
Diskusi Nasional Pendidikan Transformasi Pendidikan Profesi Guru menuju kualitas pendidikan global digelar BPK RI Perwakilan Sultra di Kendari, Kamis (21/5). (Istimewa)
JawaPos.com - Salah satu pendekatan pendidikan modern yang kini menjadi perhatian dunia Adalah Competency-Based Education (CBE). Sistem pembelajaran ini menitikberatkan pada penguasaan kompetensi nyata peserta didik.
Wakil Dekan III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Prof. Edy Karno menyebut, dalam konsep tersebut, guru berperan sebagai fasilitator yang mampu mendorong kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan penyelesaian masalah siswa.
Tidak hanya memaparkan konsep pendidikan modern, Edy mengajak seluruh peserta melihat pentingnya menyiapkan guru Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan karakter dan nilai lokal.
”Guru juga dituntut mampu mendesain pembelajaran berbasis proyek, menerapkan asesmen otentik, dan memfasilitasi pembelajaran diferensiatif sesuai kebutuhan siswa,” kata Edy dalam Forum Nasional di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (21/5).
Sejumlah pejabat kementerian, akademisi, dan pemerintah daerah mengikuti kegiatan tersebut. Forum membahas strategi penguatan kompetensi guru dengan salah satu poin utama yang diangkat adalah penerapan pendekatan Competency-Based Education (CBE) untuk menjembatani pendidikan lokal dan tuntutan global.
Mengangkat tema Kualitas Pendidikan Melalui PPG: Dari Lokal ke Global, Edy menilai tantangan pendidikan saat ini berkembang sangat cepat seiring perubahan dunia. Karena itu, guru tidak lagi cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu menjadi fasilitator pembelajaran yang kreatif dan adaptif.
”Pendekatan CBE kini menjadi salah satu arah pendidikan dunia karena menitikberatkan pada penguasaan kompetensi nyata peserta didik. Melalui sistem itu, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, hingga problem solving atau memecahkan masalah,” papar Edy Karno.
Menurut Edy, transformasi pendidikan harus dimulai dari penguatan kapasitas guru. Guru modern, perlu terus belajar, membangun jejaring profesional, dan terbuka terhadap perkembangan teknologi serta perubahan global.
Prof. Edy Karno menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penguatan kompetensi guru melalui transformasi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tantangan pendidikan global saat ini menuntut guru tidak lagi sekadar mengajar secara konvensional, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi, inovasi pembelajaran, dan kemampuan komunikasi lintas budaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022