
Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said menyampaikan pidato dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Selasa (28/10). (Humas Universitas Harkat Negeri)
JawaPos.com – Perguruan tinggi diharapkan tidak terpengaruh oleh tekanan di luar ranah akademik. Peran kampus di tengah masyarakat adalah menghadirkan solusi atas persoalan nyata, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai pusat ilmu pengetahuan.
Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN), Sudirman Said, saat memberikan pidato dalam wisuda perdana UHN di Tegal, Jawa Tengah, Rabu (6/5).
"Kampus tidak boleh menjadi menara gading. Kampus harus menjadi jantung perubahan. Ia ruang bagi lahirnya ide sekaligus laboratorium solusi. Suatu pusat bagi lahirnya generasi yang bukan hanya siap bekerja, tetapi juga siap memimpin perubahan," kata Sudirman Said.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama kuliah bukan sekadar milik pribadi, melainkan amanah yang membawa tanggung jawab moral.
"Untuk memuliakan kehidupan, bukan sekadar mengejar kepentingan pribadi. Di situlah letak nilai sejati seorang lulusan UHN,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Pengetahuan yang dimiliki harus dapat dipertanggungjawabkan, tidak hanya dalam bentuk kompetensi.
"Dunia tidak hanya membutuhkan manusia yang jago bicara, tetapi yang bisa bekerja," ujarnya.
Sudirman menekankan pentingnya akses pendidikan tinggi yang merata, tidak terbatas pada mereka yang memiliki kemampuan ekonomi. UHN, kata dia, telah membuka kesempatan bagi mahasiswa dari 12 provinsi, termasuk Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Sulawesi Barat melalui program "Beasiswa Nusantara". Selain itu, dalam waktu dekat akan diluncurkan program "Beasiswa ASEAN".
Lebih lanjut, ia menyampaikan tiga pesan penting kepada para lulusan, menjadi pemimpin masa depan, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dan mampu menjaga nama baik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022