
Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Negeri Surabaya, Martadi, mengatakan pihaknya telah melaporkan penjoki UTBK-SNBT ke polisi. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melaporkan adanya penjoki yang menyamar sebagai peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026.
Kecurangan ini ditemukan pada pelaksanaan hari pertama UTBK-SNBT 2026 pada Selasa (21/4). Hal ini dibenarkan Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Negeri Surabaya, Martadi.
"Pusat meminta agar diambil langkah tegas, sehingga kami berkoordinasi dengan kepolisian, kemudian dilakukan pelaporan, yang bersangkutan juga sudah mengaku (sebagai joki)," tuturnya di Surabaya, Rabu (22/4).
Namun, laporan polisi dibuat ditujukan kepada penjoki yang mengikuti tes dengan menyalahi aturan. Ia diduga menggunakan identitas palsu dan data yang tidak sesuai untuk bisa masuk ke ruang ujian.
Baca Juga:Ada Tas Mewah hingga Mobil Sport, BPA Kejaksaan Lelang 400 Aset Negara senilai Rp 100 Miliar
"Sementara yang kami proses adalah penjoki, karena dia yang melakukan pelanggaran di wilayah kami. Namun, sesuai arahan pusat, perlu ditelusuri lebih jauh juga pihak yang menggunakan joki," imbuhnya.
Martasi menegaskan, baik joki maupun peserta yang menggunakan jasa joki akan dibatalkan dan masuk daftar hitam seleksi PTN. Jika penyelidikan polisi menemukan unsur pidana, kedua pihak berpotensi diproses hukum.
"Mereka di-blacklist untuk masuk PTN, sudah pasti. Namun kami belum bisa mengadukan pihak yang dijoki karena belum memiliki dasar yang cukup, tetapi tidak menutup kemungkinan keduanya akan diproses," terang Martadi.
Terpisah, Plt Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai dugaan joki UTBK-SNBT di lokasi ujian Universitas Negeri Surabaya.
“Benar. Kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya. Mohon waktu masih proses (melakukan penyelidikan terkait motif, modus operandi). Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan," ucapnya dikonfirmasi.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
