
Gubernur Jawa BArat dedi Mulyadi mengetes kemampuan perkalian dasar siswa kelas 2 SMP di Subang, Jawa Barat. (Instagram @dedimulyadi71)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mengkritisi lemahnya pemahaman matematika dasar anak SMP di Subang, Jawa Barat.
Hal itu ia ungkapkan usai mengecek langsung hitungan perkalian dasar pada salah seorang siswa kelas 2 SMP di Subang.
Mulanya, KDM menanyakan seorang siswa yang terlihat sudah merokok meski masih SMP. Ia kemudian meminta siswa itu jujur sehari merokok berapa batang.
"Lima batang," ucap siswa tersebut tanpa bisa mengelak, dikutip dari Instagram Dedi Mulyadi, Senin (10/11).
Setelah itu, KDM pun melanjutkan pertanyaannya dengan mengetes hitungan matematika dasar siswa tersebut dengan menanyakan harga rokok per batang yang diisapnya.
Siswa itu menuturkan bahwa rokok yang dibelinya tiap batang berharga Rp 1.500. "Rp 1.500 kali lima berapa?" tanya Dedi. Dengan gugup, siswa itu menjawab keliru, yakni Rp 8.000. padahal harusnya Rp 7.500.
Mantan Bupati Purwakarta itu pun mencecar dengan pertanyaan lebih mudah. "1000 kali 5 berapa?" tanyanya. "7000," jawab siswa itu lagi-lagi dengan jawaban salah.
Menanggapi itu, Dedi langsung memperingatkan para guru sekolah tersebut agar lebih memperhatikan siswanya. "Kepada para guru, SMP matematika dasarnya lemah!" tegasnya.
"Itu pelajaran SD kelas 4," lanjut KDM. Ia meminta agar para guru tak mengajar dengan hanya fokus mengejar kurikulum, tetapi mengikuti dasar kemampuan siswa.
"Terlalu high class, ke digital, teknologi informasi, padahal Anda masuk kerja yang diuji adalah matematika dasar. Dan hampir rata-rata di Jawa Barat orang nggak lulus masuk industri otomotif itu, rata-rata tes matematika dasarnya tidak lulus," pungkas Dedi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
