
Rektor Universitas Indonesia (UI) Heri Hermansyah (kiri) bersama Dekan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI Retno Kusumastuti Hardjono di kampus UI Depok (26/6). (Humas UI)
JawaPos.com - Lembaga pemeringkatan kampus dunia QS World University Ranking mengumumkan data terbaru.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kampus Indonesia akhirnya menembus 200 besar jajaran kampus top dunia. Prestasi tersebut dicatatkan Universitas Indonesia (UI) yang menduduki peringkat 189 dunia.
Informasi tersebut disampaikan Rektor UI Heri Hermansyah dalam Stadium Generale dies natalis ke-10 Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) di kampus UI Depok pada Kamis (26/6).
Heri mengatakan, untuk mencapai posisi itu, civitas akademika UI menempuh perjalanan yang tidak mudah.
"Target kita selanjutnya bisa menembus 100 besar dunia," katanya. Dia mengakui untuk mengejar target tersebut tidak mudah. Butuh perjuangan yang lebih berat lagi. Karena seluruh kampus di dunia juga berlomba-lomba meningkatkan kualitasnya.
Menurut Heri, parameter yang dinilai dalam pemeringkatan kampus-kampus itu adalah dampak dan reputasi sebuah perguruan tinggi.
"Bagaimana kita terus meningkatkan dampak dan reputasi UI," jelasnya. Reputasi tersebut tidak lepas dari kinerja kampus, dosen, karyawan, mahasiswa, sampai alumni.
Untuk faktor dampak, Heri mengatakan UI harus bisa membawa dampak yang lebih besar lagi. Karena menyandang status Indonesia, maka kampus yang dia pimpin harus bisa membawa dampak untuk Indonesia.
Salah satunya adalah mahasiswa UI harus mewakili keberadaan daerah-daerah di Indonesia. Seluruh kabupaten atau kota di Indonesia, harus memiliki keterwakilan di keluarga besar mahasiswa UI.
Saat ini kampus UI sedang memetakan daerah-daerah mana saja yang putra daerahnya belum pernah tercatat menjadi mahasiswa UI. Setelah itu akan diundang secara khusus untuk jadi mahasiswa UI.
"Sekarang tidak usah ngomong jauh-jauh daerah 3T," tandasnya. Ternyata untuk Kabupaten Pangandaran saja yang sama-sama satu provinsi dengan UI, yaitu Jawa Barat, tidak ada putra daerahnya yang jadi mahasiswa UI.
Dia menegaskan UI menyandang nama Indonesia. Sehingga harus benar-benar mencerminkan keterwakilan putra-putri daerah seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI Retno Kusumastuti Hardjono mengatakan, salah satu pendongkrak peringkat UI di QS World University Ranking adalah reputasi internasional. Aspek ini bisa diraih melalui kerja sama dengan kampus-kampus besar dunia.
Retno mengumumkan kerjasama FIA UI dengan National University of Singapore (NUS), universitas terbaik di Asia yang menduduki peringkat ke-8 dunia versi QS World University Rankings.
Selain itu juga kerjasama dengan University of Melbourne, universitas terbaik di Australia yang menempati peringkat ke-19 dunia. "Kami di FIA akan terus mengembangkan sayap kolaborasi di dunia," katanya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
