
Wamendikdasmen Atip Latipulhayat. (Zalziltul Hikmia/Jawa Pos)
JawaPos.com - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) bakal jadi salah satu pertimbangan dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur prestasi. Namun, dipastikan hasil itu tak serta merta merupakan penentu status eligible siswa yang akan ikut seleksi.
Status eligible sendiri menjadi salah satu syarat bagi siswa SMA sederajat untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Status ini ditentukan oleh masing-masing sekolah dengan mempertimbangkan beberapa hal. Baik itu prestasi akademik maupun non akademik.
“Enggak-enggak (penentu eligible, red). Itu dapat digunakan (sebagai pertimbangan SNBP, red),” ujar Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat ditemui usai acara Pembekalan Penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) angkatan 4 dan Beasiswa Garuda tahun 2025 di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta, Senin (16/6).
Dia menjelaskan, hasil TKA ini nantinya digunakan untuk mengkonfirmasi nilai rapor siswa. Mengingat, selama ini nilai rapor dirasa cenderung subjektif. “Makanya dikonfirmasi oleh TKA,” paparnya.
Atip menegaskan lagi, TKA tidak bersifat wajib. Namun, sukarela bagi siswa. Itu pun tak semua sekolah bisa menggelar TKA. Sekolah wajib memenuhi ketentuan administrasi hingga fasilitas tertentu sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik (TKA). Diantaranya, sekolah harus terakreditasi, memiliki komputer, memiliki listrik, dan memiliki jaringan internet.
“Dan TKA bukan penentuan dari kelulusan. Penentu kelulusan tetap satuan pendidikan,” sambungnya.
Atip menjelaskan, TKA ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian individu pelajar di satuan pendidikan. Termasuk, menjamim pemenuhan akses murid pendidikan nonformal dan pendidikan informal terhadap penyetaraan hasil belajar.
Rencananya, TKA akan digelar tahun ini. Diawali pada jenjang SMA sederajat pada 1-9 November 2025. Sementara, untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs, TKA dimulai pada tahun depan. (mia)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
