
Ilustrasi pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik di SD Negeri Ketintang 1 Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Dinas Pendidikan Surabaya menetapkan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai penentu baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jalur prestasi, dengan bobot 40 persen.
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa perubahan ini mengikuti arahan dari Kementerian Pendidikan untuk menjadikan TKA sebagai salah satu indikator mutu pendidikan.
Skema ini menggantikan sistem lama yang hanya memakai nilai rapor sebagai indikator seleksi. Tahun ini, komposusunya nilai TKA SD untuk SPMB jalur prestasi yakni 40 persen, dan 60 persen sisanya dari bobot nilai rapor.
“Dulu 100 persennya adalah nilai rapor, sekarang 60 persennya nilai rapor dan 40 persennya dari nilai TKA, itu yang akan kita ambil sebagai persentase atau poin untuk jalur prestasi di akademik,” ujarnya, Jumat (1/5).
Kepala Dispendik yang akrab disapa Febri itu menyebutkan, pelibatan TKA dalam seleksi SPMB ini bertujuan untuk memotivasi siswa serta memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai mutu pendidikan di Kota Surabaya.
Febri menjelaskan bahwa proporsi nilai TKA dalam jalur prestasi ditetapkan berdasarkan kajian bersama stakeholder pendidikan, dan dinilai ideal sesuai pertimbangan proses pembelajaran peserta didik di sekolah.
"Dengan skema ini, harapannya TKA bisa semakin menjadi gambaran mutu pendidikan kita semuanya. Saat ini TKA SD sudah selesai, tinggal menunggu hasilnya pada bulan depan," imbuhnya.
Febri menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP telah selesai, namun Dispendik masih melakukan pendataan ulang bagi siswa yang belum hadir agar bisa mengikuti TKA susulan.
Siswa yang berhalangan hadir sebelumnya, termasuk karena sakit, tetap diberi kesempatan mengikuti TKA susulan yang dijadwalkan pada 11 - 19 Mei mendatang sebagai bentuk pemerataan kesempatan.
Ia menyebut sekitar 60 siswa jenjang SMP akan mengikuti TKA susulan, sementara data peserta SD masih diperbarui untuk memastikan seluruh peserta terakomodasi dengan baik.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
