
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berbincang dengan siswa saat program pendidikan karakter dan kedisiplinan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi. (Tim Media KDM)
JawaPos.com–Gebrakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait mengirimkan anak nakal ke barak militer, memicu berbagai reaksi di masyarakat. Ada yang mendukung, ada juga yang memberikan penolakan.
Pakar Sosiologi Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Radius Setiyawan menilai, pengiriman anak ke barak militer bukan solusi konkret. Sebab tak menyentuh akar masalah secara utuh.
"Intervensi pendidikan harus dilakukan secara sistematis, bukan dengan cara-cara instan yang justru dapat memperburuk kondisi anak," tutur Radius di Surabaya, Selasa (13/5).
Menurut dia, alih-alih memberikan efek jera kepada anak-anak nakal, pendekatan militeristik berisiko menciptakan trauma bagi anak. Sebab, ditempatkan di lingkungan disiplin yang ketat.
"Ini bukan berhadapan dengan musuh negara loh, melainkan anak-anak yang butuh bimbingan dan rehabilitasi psikologis. Khawatirnya, pendekatan militeristik bisa jadi bumerang jika tidak ditangani secara komprehensif," imbuh Radius Setiyawan.
Radius menegaskan pentingnya meninjau ulang program-program pencegahan kenakalan remaja, dengan mengutamakan pendekatan pendidikan yang konstruktif dan sesuai dengan aspek psikologi perkembangan anak.
"Jika pemerintah serius menangani kenakalan remaja, langkah yang harus ditempuh adalah memperkuat peran sekolah, keluarga, dan komunitas. Bukan dengan disiplin ala militer," seru Radius.
Sebelumnya, Gubernur Dedi Mulyadi telah mengirimkan 272 siswa SMA sederajat di Jawa Barat ke Barak Militer. Tepatnya di Dapo Pendidikan Atletik Bela Negara RIndam III Siliwangi.
Para siswa yang dikirimkan ke barak militer disebut telah mendapat izin dari para orang tua mereka. Mereka dilatih secara fisik, dididik menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, hingga dilatih bela negara.
Adapun 272 siswa angkatan pertama yang dikirim ke barak militer adalah pelaku bullying, pengguna narkoba, pelaku pelecehan seksual, tawuran, geng motor, hingga mereka yang suka mabuk-mabukan.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
