
Proses pemindahan kontainer berisi vaksin COVID-19 saat tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung Jawa Barat, Senin (7/12/2020). Vaksin COVID-19 produksi perusahaan farmasi Sinovac, China tersebut disimpan dalam ruangan pendingin dengan suhu 2-8 derajat cel
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa 1,2 juta vaksin Covid-19 dari Sinovac (Tiongkok) telah tiba di Indonesia pada Minggu (6/12) malam. Kedatangan vaksin itu pun mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk di sektor pendidikan.
Koordinator Nasional Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menuturkan bahwa vaksin ini merupakan kabar baik bagi dunia pendidikan yang hendak melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Januari 2021 mendatang. ’’Kedatangan vaksin Sinovac ini menjadi kabar baik, setidaknya menjawab kekhawatiran guru dan orang tua siswa selama ini," jelasnya kepada JawaPos.com, Selasa (8/12).
Akan tetapi, ia meminta agar vaksin dikaji terlebih dahulu keefektifannya sebelum memvaksinasi massal masyarakat. Dengan begitu, kekhawatiran akan efek samping penggunaan vaksin pun bisa semakin diminimalisir.
’’Kami para guru meminta agar semua tahapan uji coba vaksin ini mesti dipenuhi terlebih dulu. Sebab belum terbukti keamanan termasuk status halalnya baik dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) maupun MUI (Majelis Ulama Indonesia),’’ jelasnya.
Seperti diketahui, sebelum pelaksanaan vaksinasi, pemerintah akan memastikan vaksin Covid-19 tersebut wajib aman dan efektif dengan efek samping seminimal mungkin tanpa menimbulkan dampak serius. Saat ini vaksin tersebut juga masih menunggu Izin Penggunaan Darurat dari BPOM dan kehalalan dari MUI.
Selain itu, proses vaksinasi diharapkan dikelola oleh negara dengan tidak melibatkan pihak swasta. Hal ini untuk tidak adanya transaksi jual-beli vaksin Covid-19. ’’Distribusi vaksin dikelola oleh negara, vaksinnya hendaknya gratis, tidak diperjuapbelikan, khususnya bagi para guru dan tenaga kependidikan sebagai garda terdepan pendidikan nasional,’’ tambah dia.
Kemudian, sambil menunggu semua tahapan uji coba vaksin, P2G tetap meminta para guru dan orang tua siswa menunda aktivitas Liburan Akhir Semester dan Akhir tahunnya, demi menahan laju penyebaran Covid-19. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=OmM8PxOcADM
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022