
Beri bantuan: Rektor UI Heri Hermansyah menyerahkan bantuan kepada mahasiswa yang terdampak bencana Sumatra. (Febry Ferdian/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Universitas Indonesia (UI) menyalurkan paket bantuan kepada 32 mahasiswa yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera. Bantuan tersebut mencakup pembebasan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama satu semester hingga bantuan biaya hidup, sebagai upaya memastikan keberlanjutan studi para mahasiswa di tengah tekanan ekonomi pascabencana.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Gedung Rektorat UI, Rabu (17/12). Acara ini dihadiri Rektor UI Heri Hermansyah, jajaran pimpinan universitas, serta perwakilan 11 mahasiswa penerima bantuan.
Rektor UI Heri Hermansyah menjelaskan, program bantuan ini merupakan bentuk kepedulian institusi dan alumni UI kepada mahasiswa yang keluarganya terdampak langsung bencana, terutama saat proses pemulihan ekonomi masih berlangsung.
“Sebelumnya kita menginfokan ada 29 orang dan hari ini bertambah jadi 32 mahasiswa yang terdampak dan perlu kita berikan bantuan. Dari 32 orang itu, empat di antaranya adalah penerima beasiswa KIPK,” ucap Heri.
Dari total penerima bantuan, sebanyak 28 mahasiswa memperoleh pembebasan UKT untuk semester berikutnya. Sementara itu, empat mahasiswa lainnya telah lebih dulu mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan melalui skema Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK).
Tak hanya meringankan beban biaya pendidikan, UI juga memberikan bantuan biaya hidup berupa uang bulanan sebesar Rp 3 juta selama enam bulan. Mahasiswa terdampak juga memperoleh kupon makan gratis serta pembebasan biaya sewa asrama bagi mereka yang tinggal di lingkungan kampus.
“Kedua dan ketiga ada support untuk biaya tempat tinggal atau sewa yang tinggal di asrama, itu dibebaskan. Kemudian yang terakhir, ada bantuan natura berupa makanan,” ujar Heri.
Pihak universitas memastikan, seluruh bantuan bersifat dinamis dan akan dievaluasi secara berkala. Peninjauan akan dilakukan minimal tiga bulan ke depan untuk menyesuaikan bantuan dengan kondisi pemulihan masing-masing mahasiswa.
Lebih lanjut, Heri menyampaikan, jumlah penerima bantuan masih berpotensi bertambah, mengingat proses pendataan mahasiswa terdampak bencana masih terus dilakukan oleh pihak kampus.
“Sampai hari ini yang terdata ada 32 orang, kalau bertambah lagi ya kita akan support dengan bantuan serupa,” jelas Heri.(bry)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
