Rektor Unair Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si (kiri) dan istri bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Pemprov Jatim)
JawaPos.com-Universitas Airlangga (Unair) Surabaya resmi memiliki pemimpin baru. Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., dilantik sebagai Rektor Unair periode 2025–2030 dalam Upacara Pelantikan yang digelar Selasa (17/6) di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR C Unair, Surabaya.
Baca Juga: Honda Prospect Motor Bukukan Penjualan 4.740 Unit pada Mei 2025, Brio jadi Kontributor Terbesar
Pelantikan ini menandai dimulainya masa kepemimpinan Prof. Madyan sebagai rektor ke-14 Unair, menggantikan Prof. Dr. Mohammad Nasih yang telah memimpin selama dua periode, sejak 2015 hingga 2025.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung dalam pelantikan dan memberikan ucapan selamat. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa Unair akan semakin berprestasi di bawah kepemimpinan Prof. Madyan.
"Selamat dan sukses kepada Prof. Muhammad Madyan. Semoga beliau dapat menjalankan amanah ini dengan sukses dan membawa dampak positif yang luas, baik untuk UNAIR maupun bangsa Indonesia," ujar Khofifah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) Unair.
Khofifah menegaskan bahwa Unair memiliki potensi besar untuk menjadi kampus kelas dunia, terutama dengan visi Prof. Madyan yang berfokus pada peningkatan kapasitas intelektual dan kemampuan kerja (employability skill) mahasiswa.
“Unair bukan hanya kampus unggul, tapi juga harus berdampak. Kita punya cita-cita besar menjadikan UNAIR sebagai rumah intelektual dan pusat pengembangan SDM berkualitas,” lanjutnya.
Sebagai informasi, Unair saat ini menduduki posisi ke-308 dalam pemeringkatan dunia versi QS World University Rankings (QS WUR) 2025. Prestasi ini diyakini Khofifah sebagai modal kuat untuk melaju lebih jauh.
Khofifah juga mendorong perguruan tinggi, khususnya Unair, untuk aktif berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan bangsa, termasuk tantangan-tantangan di Jawa Timur.
"Tri Dharma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian—harus terus dikawal. Kampus harus menjadi garda terdepan mencari solusi atas berbagai masalah sosial. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, kolaborasi dengan perguruan tinggi adalah kunci," tegasnya. (*)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
