Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Mei 2026 | 01.50 WIB

Tangis Haru Gubernur Khofifah Saksikan Kepiawaian Siswa Sekolah Rakyat Mojokerto Kuasai 5 Bahasa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tampak terharu dan menangis saat menyaksikan kepiawaian siswa-siswi Sekolah Rakyat (SR) SMPN 15 Kota Mojokerto, Jawa Timur, dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5). (Istimewa) - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tampak terharu dan menangis saat menyaksikan kepiawaian siswa-siswi Sekolah Rakyat (SR) SMPN 15 Kota Mojokerto, Jawa Timur, dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5). (Istimewa)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tampak terharu hingga meneteskan air mata saat menyaksikan kepiawaian siswa-siswi Sekolah Rakyat (SR) SMPN 15 Kota Mojokerto, Jawa Timur, dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu tampak emosional saat mendengar para siswa membacakan puisi dalam lima bahasa, yakni bahasa Indonesia, Inggris, Jerman, Arab, dan Jepang. Puisi tersebut berisi ungkapan syukur atas keberadaan program Sekolah Rakyat yang memberikan akses pendidikan gratis bagi mereka.

Air mata kian tampak di raut wajah mantan Menteri Sosial periode 2014-2018 saat para siswa menyanyikan lagu berjudul "Ibu" sebagai bentuk penghormatan kepada sosok orang tua dan guru.

"Anak-anak ini sangat hebat sekali. Saya takjub dan terharu saat mereka membacakan pidato menggunakan lima bahasa. Air mata ini spontan keluar melihat mereka begitu luar biasa," kata Khofifah usai meninjau kegiatan di SMPN 15 Mojokerto.

Khofifah menjelaskan bahwa kunjungan ke sekolah tersebut dilakukan di sela agenda peninjauan ternak sapi di beberapa titik di wilayah Mojokerto. Ia sengaja singgah untuk melihat langsung perkembangan kualitas pendidikan di tingkat akar rumput pada momentum Hardiknas.

Menurut Khofifah, keberadaan Sekolah Rakyat (SR) merupakan langkah nyata dalam memberikan ruang bagi anak-anak berbakat dari berbagai kalangan agar tetap bisa mengenyam pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya.

"Saya bangga dengan adanya SR ini. Anak-anak berbakat bisa tertampung dan mendapatkan haknya sesuai dengan arahan Presiden terkait penguatan kualitas sumber daya manusia," tutur Khofifah.

Khofifah berharap Sekolah Rakyat di Jawa Timur dapat terus konsisten melahirkan generasi unggul yang memiliki daya saing global namun tetap memiliki karakter budi pekerti yang kuat.

Program Sekolah Rakyat di wilayah tersebut selama ini menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah dalam menekan angka putus sekolah dan memastikan pemerataan akses pendidikan wajib belajar sembilan tahun bagi masyarakat prasejahtera.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore