
Vokhumfest Creative Empowerment 2025 kembali digelar mahasiswa Vokasi Humas Universitas Indonesia.
JawaPos.com - Vokhumfest Creative Empowerment 2025 kembali digelar mahasiswa Vokasi Humas Universitas Indonesia. Acara ini dibuat dalam rangka meningkatkan kualitas, ilmu, dan wawasan bagi pelaku UMKM. Kegiatan yang melibatkan 18 pelaku UMKM ini diselenggarakan di gedung Vokasi UI, Jumat (23/5/2025).
Selain memberi ruang untuk mengembangkan bisnis UMKM dan memberi spot both untuk dagang, acara ini juga memberi pendampingan bagi pelaku UMKM oleh mahasiswa Vokasi UI.
Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan, Deni Danial Kesa, menjelaskan Vokhumfest menjadi ajang pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, terutama UMKM. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dilatih dalam dunia kerja dan team work.
"Belajar di kampus itu bukan hanya belajar buku dari dosen, yang paling penting adalah punya pengalaman komunikasi, apalagi di humas ya. Punya pengalaman komunikasi, punya teman yang banyak, yakinlah teman dan jaringan itu penting bagi kalian," ujar Deni Danial.
Aneka kegiatan dilakukan di event puncak ini antara lain Review 18 UMKM, Gelora Wicara (talkshow), Gelora Nada (Festival Musik), Guest Star KELJO, dan Glow Karaoke Festival.
"Jadi kita apresiasi kepada panitia, team worknya bagus, sukses ya. Tentunya sebenarnya ini acara bagus sekali, jadi memberikan insight sebelum terjun ke dunia kerjaan," tambah Deni.
Vokhumfest tahun ini telah diselenggarkan untuk yang ke 12 kali, namun baru 10 kali yang bekerjasama dengan pihak eksternal.
"O, iya Vokhumfest ini merupakan pelaksanaan yang ke 12, tapi kita kolaborasi dengan luar baru tahun ke 10. Jadi tahun 2025 ini kita katakan yang ke 10," sambung Deni Danial.
Sementara itu, Direktur Bina Perluasan Ksempatan Kerja Kemnaker, Irwan Darmawan, pada kesempatan yang sama mengatakan pihaknya di Kementerian Tenaga Kerja juga sedang menggalakkan School to Work Transition.
"Jadi nanti kalau selesai sekolah akan ada magang di perusahaan selama 2 bulan. Ini Untuk menyiapkan teman-teman semua para mahasiswa SMK untuk benar-benar siap masuk ke dunia kerja. Artinya program Pak Menteri ini menyiapkan SMK, apalagi invokasi yang memang sebenarnya sudah siap. Cuma tadi saya juga ngobrol dengan Pak Deni ada sesuatu yang hilang ketika mereka masuk ke dunia kerjaan," papar Irwan.
"Makanya magang dulu, nanti 2 bulan kalau perusahaannya, wah kita cocok banget nih, langsung next menjadi pekerjaannya," sambungnya.
TIrwan mengapresiasi para pelaku UMKM, menurutnya tidak mudah dari seorang pencari kerja untuk menjadi seorang wira usaha.
"Itu tidak mudah. Tapi kita tahu bahwa menurut data, jumlah UMKM di Indonesia itu 65 juta. Penduduk Indonesia aja 200 jutaan. 65 jutanya adalah UMKM. Kontribusinya pada PDB, 60-61%. Artinya apa? Sebenarnya penyelenggara ekonomi Indonesia ini apa? UMKM. Kita sudah kena badai COVID, siapa yang tetap tumbuh, tidak melakukan pemutusan hubungan kerja? UMKM," pungkas Irwan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
