Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 November 2024 | 17.30 WIB

Jika Ingin Sukses di Amerika, Mahasiswa Indonesia Harus Punya Keahlian dan Jaringan Kuat

AKRAB: Keseruan spring camp mahasiswa Indonesia di Pakistan. - Image

AKRAB: Keseruan spring camp mahasiswa Indonesia di Pakistan.

JawaPos.com - Mahasiswa Indonesia termasuk yang berasal dari Papua di Amerika Serikat mendapat sosialiasi melanjutkan karir. Langkah ini dibutuhkan agar mahasiswa di negeri Paman Sam bisa bergabung dengan perusahaan besar maupun membangun startup sendiri setelah lulus.
 
Untuk melawan propaganda negatif terkait isu Papua, perlu membangun kemitraan pendidikan dan pengembangan tenaga kerja di Indonesia. Sehingga akan memperkuat pesan pada narasi positif tentang komitmen pemerintah terhadap pendidikan tinggi dan pengembangan SDM di Papua. 
 
“Kami selalu mendukung para mahasiswa Indonesia terutama dari wilayah timur (Papua) dalam pendidikan dan masa transisi mereka memasuki dunia kerja," kata Founder & Managing Director dari Indonesia Education Partnerships Brook Ross, Sabtu (23/11).
 
 
Sementara itu, peneliti peningkatan transparansi pasar di AS, Harry Sugama menyatakan, networking sangat penting, terutama targeted networking. Selain itu, harus percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. 
 
Dengan dua hal tersebut, tidak hanya menciptakan jaringan acak, tetapi sudah tertarget tujuan yang akan dicapai. Mahasiswa juga harus menguasai bidang yang menjadi minatnya.
 
“Komitmen Indonesia terhadap integritas, transparansi, dan pembangunan ekonomi digital yang inklusif sangat relevan untuk membangun kepercayaan dan memberikan perspektif positif tentang masa depan Papua dalam konteks pembangunan nasional dan integrasi ekonomi," kata Harry.
 
 
Senada dengan itu, Dimison Kogoya, Presiden Ikatan Mahasiswa Papua di Amerika Serikat dan Kanada (IMAPA USA-Kanada) periode 2022-2024 menceritakan pengalamannya dalam memimpin Komunitas Mahasiswa Papua di AS. Ia menunjukkan komitmennya untuk mendukung keberhasilan akademik dan kesejahteraan mahasiswa Papua di AS. 
 
“Jaringan sangat bermanfaat baik dalam menjalankan pendidikan maupun dalam pekerjaan. Jaringan juga dapat menjadi wadah untuk bertukar pikiran atau ide-ide. Selain itu, diperlukan juga motivasi. Terdapat sejumlah tantangan terutama terkait dengan perbedaan budaya antara AS dan Indonesia," kata Dimison.
 
Saat menjalani pendidikan di AS, mahasiswa jangan malu bertanya. Dalam meniti karir, harus memiliki peta perencanaan. Sehingga tujuan bisa diraih dengan jelas.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore