Ilustrasi: Mahasiswi Teknologi Pangan di Fakultas Teknologi Pertanian sedang melakukan praktik di laboratorium. (Istimewa)
JawaPos.com - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) telah memiliki Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) yang berdiri sejak tahun 1986. Pada 8 Maret 2024 lalu, Prodi ini meluncurkan Program Khusus yakni Culinary & Nutrition.
“Program baru ini akan menjembatani antara minat masyarakat tentang tren kuliner kekinian yang tiada habisnya, dengan hasil olahan teknologi pangan sehari-hari yang juga memperhatikan kadar gizi”. Demikian ungkap Ignasius Radix Astadi Praptono Jati selaku Wakil Dekan 1 FTP UKWMS dalam keterangan tertulis yang diterima.
Ilmu teknologi pangan memang umumnya dikenal pengaplikasiannya di pabrik, atau industri pengolahan pangan besar dengan produksi massal. Sedangkan, untuk para lulusan Program Khusus Culinary & Nutrition FTP UKWMS nantinya, selain bekerja di industri juga bisa menjadi praktisi serta pengusaha kuliner, konsultan diet sehat dan lain sebagainya.
Keistimewaan program ini, di perkuliahan nanti mahasiswa akan dibekali berbagai keterampilan khusus. Sedari awal perkuliahan, mereka akan dipaparkan pada berbagai informasi seputar tren kuliner makanan global. Kemudian diajarkan keterampilan dasar seperti cara menghitung kalori untuk setiap menu yang dibuat. Juga cara memasak makanan yang efektif serta efisien dalam mempertahankan kualitas gizinya. Nantinya, tugas akhir mereka berbentuk perencanaan usaha kuliner. Tentu sebelum itu, akan ada praktek kerja di restoran, catering, hotel, atau usaha apapun yang ruang lingkupnya ke arah bisnis kuliner.
Demi menunjang kualitas perkuliahan, Program Culinary & Nutrition FTP UKWMS menjalin kerjasama dengan berbagai pihak di lingkup nasional maupun internasional. Satu di antaranya adalah Woosong University, Korea Selatan pada departemen Culinary Arts dan Restaurant and Entrepreneurship. Banyak juga praktisi kuliner profesional, termasuk para chef yang akan mengajar langsung serta membagikan pengalamannya.
“Kurikulum perkuliahannya telah dicermati, bahkan dipuji oleh Audrey Wicaksono, Runner Up Master Chef Indonesia Season 7. Alasannya karena memang menjawab kebutuhan akan bekal keilmuan bagi siapapun yang ingin menjadi chef ataupun praktisi usaha kuliner,” ungkap Radix.
Harapannya, lulusan program Culinary & Nutrition FTP UKWMS akan menjadi praktisi usaha kuliner yang bertanggung jawab. Turut berkontribusi dalam tren kuliner yang bukan hanya menarik, tetapi juga bergizi. Sehingga masyarakat dapat semakin menyadari pentingnya mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan menyehatkan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
