
seseorang yang mengeluh kepada anaknya./Magnific/shurkin_son
JawaPos.com - Hubungan antara orang tua dan remaja sering kali berada dalam situasi yang unik. Di satu sisi, keduanya saling menyayangi dan membutuhkan. Namun di sisi lain, mereka juga bisa menjadi dua pihak yang paling sering merasa kesal satu sama lain.
Orang tua mungkin mengeluh, “Anak sekarang susah sekali dinasihati.” Sementara remaja berpikir, “Orang tua tidak pernah mau mengerti aku.”
Keluhan tersebut dapat muncul dalam berbagai bentuk. Orang tua merasa anak terlalu malas, terlalu sering bermain gawai, sulit diajak berbicara, atau tidak bertanggung jawab. Sebaliknya, remaja merasa orang tua terlalu banyak mengatur, terlalu sering mengkritik, tidak memberikan kebebasan, atau selalu membandingkan dirinya dengan orang lain.
Jika dilihat sekilas, masalah ini tampak seperti persoalan perilaku. Namun dari sudut pandang psikologi, konflik orang tua dan remaja sering kali berkaitan dengan perubahan kebutuhan, perkembangan identitas, komunikasi, ekspektasi, dan kebutuhan emosional yang belum terpenuhi.
Menariknya, orang tua dan remaja sebenarnya bisa mengeluhkan hal yang sama karena mereka melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda.
Berikut enam alasan mengapa orang tua dan remaja sering saling mengeluh satu sama lain.
1. Orang tua ingin melindungi, sementara remaja ingin mandiri
Salah satu sumber konflik terbesar dalam hubungan orang tua dan remaja adalah perubahan kebutuhan akan kemandirian.
Ketika anak masih kecil, orang tua memang memiliki kendali yang besar. Orang tua menentukan kapan anak makan, tidur, belajar, bermain, dan melakukan berbagai aktivitas lainnya.
Namun ketika memasuki masa remaja, kebutuhan psikologis mulai berubah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022