
seseorang yang dekat dengan anak-anak yang sudah dewasa./Freepik/teksomolika
JawaPos.com - Seiring waktu, peran orang tua berubah. Anak-anak yang dulu bergantung sepenuhnya kini tumbuh menjadi individu dewasa dengan kehidupan, nilai, dan keputusan mereka sendiri.
Namun, tidak semua orang tua berhasil menyesuaikan diri dengan perubahan ini. Tanpa disadari, beberapa perilaku justru menciptakan jarak emosional.
Menurut psikologi, hubungan yang sehat antara orang tua dan anak dewasa dibangun atas dasar rasa hormat, kepercayaan, dan batasan yang jelas.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (11/4), jika Anda ingin hubungan yang lebih hangat dan dekat, berikut adalah 8 perilaku yang sebaiknya ditinggalkan.
1. Terlalu Mengontrol Kehidupan Mereka
Saat anak masih kecil, mengatur hidup mereka adalah bagian dari tanggung jawab. Tapi ketika mereka dewasa, kontrol yang berlebihan justru terasa mengekang.
Memberi saran itu wajar, tetapi memaksakan kehendak bisa membuat mereka menjauh. Anak dewasa ingin dihargai sebagai individu yang mampu membuat keputusan sendiri.
Kuncinya: Beralih dari “mengatur” menjadi “mendukung”.
2. Sering Mengkritik atau Menghakimi
Komentar seperti “Harusnya kamu begini” atau “Kenapa kamu tidak seperti orang lain?” bisa melukai, bahkan jika niatnya baik.
Psikologi menunjukkan bahwa kritik terus-menerus dapat merusak kepercayaan diri dan membuat seseorang enggan terbuka.
Kuncinya: Ganti kritik dengan empati dan komunikasi yang membangun.
3. Tidak Menghargai Batasan (Boundaries)
Anak dewasa membutuhkan ruang pribadi—baik secara emosional maupun fisik.
Masuk ke urusan mereka tanpa izin, terlalu sering menelpon, atau menuntut mereka selalu tersedia bisa terasa melelahkan.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
