
Ilustrasi Membentak Anak (Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang tua mengandalkan teguran keras atau bentakan sebagai cara cepat untuk menghentikan perilaku anak yang dianggap bermasalah.
Namun, pendekatan ini sering kali hanya memberikan efek sementara dan bahkan dapat memperburuk situasi dalam jangka panjang.
Pemahaman yang keliru mengenai disiplin membuat strategi ini terus digunakan, meskipun hasilnya tidak optimal.
Dalam pendekatan analisis perilaku terapan, perubahan perilaku tidak cukup hanya dengan menghentikan tindakan yang tidak diinginkan.
Fokus utama justru terletak pada bagaimana mengganti perilaku tersebut dengan alternatif yang lebih adaptif.
Tanpa penggantian yang jelas, anak cenderung kembali pada kebiasaan lama karena kebutuhan dasarnya belum terpenuhi.
Artikel ini membahas mengapa membentak tidak efektif dan menawarkan pendekatan yang lebih sistematis serta berbasis bukti untuk membantu Anda membentuk perilaku anak secara lebih efektif dan berkelanjutan yang dirangkum dari Psychology Today pada Sabtu (11/04).
1. Memahami Makna Hukuman Secara Tepat
Hukuman sering dipersepsikan sebagai tindakan keras yang menyakitkan atau menekan anak.
Padahal, dalam perspektif ilmiah, hukuman adalah segala konsekuensi yang mampu menurunkan kemungkinan suatu perilaku terulang kembali.
Dengan kata lain, hukuman tidak harus berupa kemarahan atau tindakan ekstrem.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022