
Ilustrasi Membentak Anak (Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang tua mengandalkan teguran keras atau bentakan sebagai cara cepat untuk menghentikan perilaku anak yang dianggap bermasalah.
Namun, pendekatan ini sering kali hanya memberikan efek sementara dan bahkan dapat memperburuk situasi dalam jangka panjang.
Pemahaman yang keliru mengenai disiplin membuat strategi ini terus digunakan, meskipun hasilnya tidak optimal.
Dalam pendekatan analisis perilaku terapan, perubahan perilaku tidak cukup hanya dengan menghentikan tindakan yang tidak diinginkan.
Fokus utama justru terletak pada bagaimana mengganti perilaku tersebut dengan alternatif yang lebih adaptif.
Tanpa penggantian yang jelas, anak cenderung kembali pada kebiasaan lama karena kebutuhan dasarnya belum terpenuhi.
Artikel ini membahas mengapa membentak tidak efektif dan menawarkan pendekatan yang lebih sistematis serta berbasis bukti untuk membantu Anda membentuk perilaku anak secara lebih efektif dan berkelanjutan yang dirangkum dari Psychology Today pada Sabtu (11/04).
1. Memahami Makna Hukuman Secara Tepat
Hukuman sering dipersepsikan sebagai tindakan keras yang menyakitkan atau menekan anak.
Padahal, dalam perspektif ilmiah, hukuman adalah segala konsekuensi yang mampu menurunkan kemungkinan suatu perilaku terulang kembali.
Dengan kata lain, hukuman tidak harus berupa kemarahan atau tindakan ekstrem.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
