
seseorang yang peka pada penolakan. (Freepik/marinaghanis98)
JawaPos.com - Dalam dunia pengasuhan, komunikasi adalah fondasi utama dalam membentuk perkembangan emosional anak. Namun, tidak semua orang tua mampu mengekspresikan emosi secara sehat. Salah satu pola yang cukup sering terjadi tetapi jarang disadari dampaknya adalah silent treatment—yakni perlakuan diam sebagai bentuk hukuman, penarikan diri, atau cara mengontrol anak.
Bagi anak, perlakuan ini bukan sekadar “diam”, tetapi bisa terasa seperti penolakan emosional. Ketika hal ini terjadi berulang kali, dampaknya dapat terbawa hingga dewasa dan membentuk pola kepribadian tertentu.
Dilansir dari Silicon Canals, terdapat tujuh kepribadian yang sering berkembang pada orang-orang yang tumbuh dengan pengalaman silent treatment, berdasarkan perspektif psikologi.
1. Terlalu Peka terhadap Penolakan
Anak yang sering diabaikan secara emosional cenderung tumbuh menjadi individu yang sangat sensitif terhadap tanda-tanda penolakan, sekecil apa pun itu. Bahkan perubahan nada bicara atau pesan yang tidak segera dibalas bisa dianggap sebagai tanda bahwa mereka tidak disukai.
Hal ini terjadi karena sejak kecil mereka belajar bahwa diam berarti ada sesuatu yang salah—dan sering kali mereka menyalahkan diri sendiri.
2. Cenderung Menjadi People Pleaser
Untuk menghindari “hukuman diam” dari orang tua, anak belajar untuk menyenangkan orang lain. Mereka menjadi sangat berhati-hati dalam bersikap, berusaha tidak membuat kesalahan, dan selalu ingin memenuhi ekspektasi orang lain.
Di masa dewasa, pola ini bisa berkembang menjadi kebiasaan mengorbankan kebutuhan sendiri demi menjaga hubungan tetap aman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022