Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 November 2025 | 20.11 WIB

Kalau Anak Sudah Jarang Menghubungi, Mungkin Ada 7 Kesalahan Orang Tua yang Tak Disadari

kesalahan orang tua yang membuat anak jarang menghubungi./Freepik/ freepik

JawaPos.com – Menghubungi anak yang sudah dewasa bisa menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua.

Beberapa kesalahan halus dalam komunikasi tanpa disadari dapat membuat anak enggan untuk menghubungi orang tua.

Psikologi mengidentifikasi beberapa kesalahan yang sering dilakukan orang tua sehingga frekuensi untuk menghubungi dengan anak berkurang.

Memahami hal-hal tersebut dapat membantu orang tua memperbaiki hubungan dan membuat anak lebih nyaman menghubungi mereka.

Dilansir dari geediting.com pada Minggu (2/11), bahwa ada tujuh kesalahan orang tua yang membuat anak jarang menghubungi.

  1. Ekspektasi yang terlalu tinggi

Harapan yang tidak realistis sering menjadi beban tersendiri dalam hubungan dengan anak dewasa.

Ketika panggilan telepon tidak sesering yang diinginkan, saatnya melakukan introspeksi terhadap sikap yang mungkin memengaruhi hubungan.

Ekspektasi yang terlalu tinggi bisa menciptakan tekanan tidak perlu pada anak yang sudah memiliki kehidupan sendiri.

Keseimbangan antara menjadi teman dan tetap menjadi pendamping mereka memerlukan pemahaman mendalam tentang batasan yang wajar.

Komunikasi yang efektif dimulai dengan menerima perubahan dan menetapkan harapan yang lebih realistis terhadap frekuensi interaksi.

  1. Kurang mendengarkan dengan sungguh-sungguh

Banyak yang terjebak dalam pola memberikan solusi padahal yang dibutuhkan hanya telinga yang mendengarkan dengan empati.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore