Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12.49 WIB

Studi Ungkap Dampak Strict Parents pada Mental Anak, Waspada Efeknya

ilustrasi anak yang mengalami strict parenting (Freepik) - Image

ilustrasi anak yang mengalami strict parenting (Freepik)

JawaPos.com - Setiap orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Namun, cara mendidik anak bisa berbeda-beda, salah satunya dengan gaya strict parenting atau pola asuh ketat.

Pola asuh ini ditandai dengan aturan yang sangat ketat, disiplin tinggi, serta ekspektasi besar pada anak.

Meskipun tujuan orang tua mungkin baik, pola asuh strict parents bisa memberikan dampak buruk bagi mental dan perkembangan anak. Seperti apa efeknya? Berikut penjelasannya dilansir pada Gently.

Apa Itu Strict Parents?

Strict parents adalah orang tua yang yang menerapkan aturan terlalu ketat dan mengekang anak untuk melakukan apa yang mereka inginkan.

Orang tua tipe ini menganggap aktivitas dan perilaku anak hanya di tangan orang tua, sehingga perilaku ini termasuk gaya pengasuhan otoriter. 

Contoh strict parenting yang umum kita temui sehari-hari, antara lain:

• Anak dipaksa tidur siang meski tidak mengantuk.

• Anak dilarang menangis dengan alasan manja.

• Anak dipaksa makan makanan tertentu tanpa kompromi.

• Anak ditekan untuk belajar sesuatu sebelum waktunya.

Ciri-Ciri Strict Parents

Beberapa tanda orang tua menerapkan pola asuh strict parenting, di antaranya:

• Aturan ditetapkan tanpa penjelasan yang jelas.

• Anak wajib patuh sepenuhnya tanpa kompromi.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore