Kata yang bisa hambat kesuksesan anak
JawaPos.com – Setiap orang tua tentu menginginkan hal terbaik bagi buah hatinya. Semua bakal dilakukan demi mendukung kesuksesan anak di masa mendatang saat mereka menginjak usia dewasa.
Namun terkadang, sebagian besar orang tua melakukan beberapa hal yang justru menghambat keberhasilan mereka sendiri. Salah satunya yakni dalam hal perkataan yang diucapkan kepada buah hati.
Jika para orang tua seringkali menggunakan kata-kata ini, tak mustahil jika mereka justru semakin jauh dari sikap positif yang diharapkan orang tua. Sebagai akibatnya, mereka yang merasa buruk atas perkataan dari orang tua ini dapat tumbuh menjadi pribadi kurang kendali dan jauh dari kesuksesan.
Lantas, apa saja kata-kata yang sebaiknya dihindari para orang tua saat mengasuh buah hatinya? Berikut ulasan selengkapnya.
Baca Juga: Anak Sulit Diatur, Jangan Dimarahi, Inilah Strategi Tepat yang Bisa Dilakukan Orang Tua Menurut Ahli
Kata pertama yang bisa menghambat keberhasilan di masa depan anak adalah ‘semuanya’. Orang tua sebaiknya tidak menggunakan kata-kata ini dalam konotasi negatif.
Seperti yang dilansir dari Stekom.ac.id, kata ‘semuanya’ yang digunakan dalam kalimat berkonotasi negatif bisa membuat kepribadian anak justru terhambat. Misalnya, orang tua mengucapkan ‘aku telah berusaha melakukan semuanya untuk masa depan kamu’.
Saat kalimat ini didengar anak, maka mereka akan berpikir jika orang tua telah menyerah dan tak sanggup lagi memberikan pengasuhan terbaik.
Baca Juga: 5 Trik Sederhana Ini Bisa Bikin Anak Nurut Tanpa perlu Marah-Marah, Orang Tua Wajib Tahu!
Sedangkan menurut Psychology Today, salah satu kata yang juga tak baik dikatakan setiap saat oleh orang tua adalah ‘selalu’. Dalam hal pengasuhan, kata yang satu ini justru cenderung membuat kepribadian anak semakin buruk.
Sebab, anak menganggap jika perilaku mereka dapat diprediksi oleh orang tua dan akan berujung pada momen introspeksi.
Misalnya, orang tua membuat kalimat seperti ‘kamu selalu lupa dengan apa yang ibu katakan’.
Ketiga, menunjukkan kekecewaan juga dapat berujung pada rasa bersalah hingga amarah yang menyulut pada anak. Sehingga, orang tua sebaiknya tidak menunjukkan rasa kecewa mereka dengan kalimat yang spontan.
Misalnya, para orang tua ingin memberi tahu jika perilaku anak mereka mengecewakan dengan kalimat ‘ibu kecewa dengan apa yang kamu lakukan’.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
