Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 01.20 WIB

5 Trik Sederhana Ini Bisa Bikin Anak Nurut Tanpa perlu Marah-Marah, Orang Tua Wajib Tahu!

Ilustrasi anak yang susah diatur (freepik) - Image

Ilustrasi anak yang susah diatur (freepik)

JawaPos.com - Punya anak yang susah diatur memang sering bikin orang tua kewalahan. Mulai dari merengek, menangis, sampai ngotot minta dituruti keinginannya, semua itu bisa menguras emosi. 

Tidak jarang, orang tua akhirnya memilih jalan pintas. Yakni meninggikan suara, memarahi, atau bahkan menghukum anak. Sayangnya, cara ini justru membuat si kecil semakin keras kepala dan enggan mendengarkan.

Padahal, ada cara yang jauh lebih efektif untuk menghadapinya. Kuncinya bukan dengan marah, tapi dengan pendekatan penuh kesabaran, konsistensi, dan komunikasi yang baik. 

Dengan begitu, anak tidak hanya belajar disiplin, tapi juga merasa dihargai. Nah, berikut 5 trik sederhana yang bisa kamu coba agar si kecil lebih mudah diajak kerja sama, seperti dirangkum dari laman Hello Sehat dan Halodoc.

1. Dekati Si Kecil dengan Tenang

Jangan langsung marah saat anak mulai keras kepala. Lebih baik dekati dia, tanyakan alasan kenapa menolak, lalu dengarkan baik-baik.

Setelah itu, jelaskan dengan bahasa sederhana kenapa sikapnya tidak tepat. Dengan cara ini, anak akan merasa diperhatikan sekaligus belajar memahami batasan.

2. Libatkan Anak dalam Membuat Aturan

Daripada aturan hanya datang sepihak dari kamu, coba libatkan si kecil dalam pembuatannya. Anak akan merasa lebih dihargai karena punya andil.

Kamu bisa sepakati konsekuensi bersama bila aturan dilanggar, tapi jangan lupa juga memberi pujian setiap kali ia menepati aturan tersebut.

3. Konsisten Meski Anak Menangis

Tangisan sering jadi senjata anak supaya keinginannya dituruti. Kalau kamu mudah luluh, ia akan terus mengulang cara ini.

Karena itu, penting untuk tetap konsisten. Misalnya, saat waktu tidur siang tiba, tetap ajak anak ke kamar meski ia merengek ingin main. Konsistensi membuat anak belajar bahwa aturan tidak bisa ditawar.

4. Bicara Pelan, Jangan Berteriak

Banyak orangtua mengira suara keras akan membuat anak lebih mendengar, padahal sebaliknya. Anak cenderung menolak jika kamu berteriak.

Justru dengan menurunkan nada bicara dan berbicara lebih lembut, anak akan lebih fokus mendengarkan dan merasa nyaman.

5. Hindari Hukuman, Terapkan Disiplin Positif

Menghukum anak memang terlihat efektif untuk sesaat, tapi efeknya buruk untuk jangka panjang. Hukuman membuat anak merasa tersakiti, bukan belajar.

Sebaiknya, cari tahu alasan di balik sikapnya, lalu bantu ia mengelola emosi. Disiplin positif akan membuat anak lebih mengerti mana yang benar tanpa harus merasa dipaksa.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore