
Ilustrasi balita tantrum. (Freepik)
JawaPos.com - Bayangkan kamu lagi asyik banget baca buku yang seru, tenggelam dalam cerita, lalu pasanganmu datang dan bilang, "Udah, cukup ya. Simpan bukunya."
Pasti kamu akan merasa kesal, kan? Bahkan mungkin kamu akan ngomel sedikit saking frustasinya.
Nah, perasaan itu juga yang sering dirasakan balita saat kamu menyuruh mereka berhenti bermain dan pindah ke aktivitas lain.
Bedanya, kamu sudah bisa mengontrol emosi, sementara mereka belum. Karena itu, mereka sering bereaksi dengan cara yang meledak-ledak, alias tantrum.
Simak penjelasan dr. Emma Hubard yang disampaikan dalam kanal YouTube Emma Hubbard.
Kenapa Balita Sering Tantrum saat Diminta Beralih Aktivitas?
Balita belum punya kemampuan untuk mengelola emosi dengan baik. Mereka masih belajar memahami perasaan dan belum bisa langsung menerima perubahan, apalagi yang mendadak.
Sementara itu, dalam satu hari saja, kamu mungkin perlu beberapa kali meminta mereka berhenti dari satu kegiatan dan mulai kegiatan lain, seperti makan, mandi, tidur, atau bersiap keluar rumah.
Nah, setiap transisi ini berisiko memicu tantrum kalau tidak ditangani dengan cara yang tepat.
Kunci Mengurangi Tantrum: Temukan "Jeda Alami"
Apa itu jeda alami? Ini adalah momen berhenti yang "masuk akal" dalam suatu aktivitas. Misalnya:
Lebih mudah mengajak anak makan malam setelah acara TV kesukaannya selesai, daripada saat acaranya masih setengah jalan.
Atau kalau anak sedang bermain dinosaurus, tunggu sampai "semua dinosaurus sudah kenyang" sebelum kamu bilang waktunya mandi.
Dengan menunggu momen ini, kamu memberi waktu bagi anak untuk menyelesaikan kegiatan mereka, bukan memutusnya secara tiba-tiba.
Tapi Gimana Kalau Waktunya Nggak Ada?
Kalau kamu nggak bisa menunggu jeda alami karena diburu waktu, kamu bisa menciptakannya sendiri. Caranya:

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
