Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 November 2025 | 00.04 WIB

Orang Tua Wajib Tahu! Kapan Si Kecil Siap Toilet Training dan Cara Memulainya dengan Tepat

Ilustrasi toilet training (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Bagi orang tua, setiap perjalanan tumbuh kembang anak selalu membawa rasa haru sekaligus antusias. Ada momen ketika si kecil pertama kali duduk, pertama kali melangkah tanpa pegangan, atau pertama kali memanggil "mama" dan "papa". Semuanya terasa seperti hadiah kecil yang menyempurnakan hari. Namun, di antara rangkaian pencapaian itu, ada satu fase yang sering dibicarakan tetapi tidak selalu mudah dijalani, yaitu toilet training.

Transisi dari popok ke toilet bukan sekadar soal keterampilan fisik, tetapi juga kesiapan emosional, rutinitas baru, dan kerja sama antara orangtua dan anak. Banyak orangtua berharap fase ini bisa berlangsung cepat dan mulus, tetapi kenyataannya, setiap anak punya ritme dan kesiapan yang berbeda. Karena itu, memahami apa itu toilet training, kapan waktu yang tepat memulainya, serta tanda-tanda kesiapan anak menjadi langkah penting sebelum memulai prosesnya.

Apa Itu Toilet Training?

Toilet training adalah proses mengajarkan anak untuk mengenali sensasi ingin buang air, menahan sebentar, lalu pergi ke toilet untuk Buang Air Kecil (BAK) atau Buang Air Besar (BAB). Toilet training bukan sekadar latihan, tetapi proses belajar yang memerlukan dukungan, kesabaran, dan lingkungan yang nyaman.

Menurut KlikDokter, pelatihan buang air sejak dini membawa sejumlah keuntungan penting. Saat anak tidak lagi bergantung pada popok, risiko munculnya ruam maupun infeksi akibat penggunaan popok dapat berkurang secara signifikan. Selain itu, anak yang terbiasa menggunakan toilet sejak kecil umumnya memiliki kemungkinan lebih rendah mengalami infeksi saluran kemih berulang. 

Salah satu alasannya adalah karena mereka belajar mengosongkan kandung kemih dengan lebih tuntas, sehingga sisa urine yang bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri tidak banyak tersisa. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa toilet training sejak usia bayi atau balita dapat menurunkan risiko terjadinya incontinence di masa mendatang, yaitu kondisi ketika seseorang sulit mengontrol buang air kecil. 

Kapan Anak Siap Memulai Toilet Training?

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), tidak ada patokan umur yang benar-benar pasti untuk memulai toilet training. Proses ini sangat bergantung pada kesiapan fisik maupun emosional anak. Secara umum, tanda-tanda kesiapan tersebut mulai muncul pada rentang usia sekitar 18 bulan hingga 2,5 tahun.

Kesiapan toilet training tidak ditentukan oleh usia semata. Berbagai sumber kesehatan seperti Alodokter, KlikDokter, dan panduan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sama-sama menekankan bahwa kematangan fisik, emosional, serta kemampuan komunikasi adalah faktor utama yang perlu diperhatikan. 

1. Kesiapan Fisik

Beberapa tanda fisik yang menunjukkan anak mulai mampu mengontrol buang air antara lain:

  • Memperlihatkan ekspresi atau gerakan khas saat menahan BAK atau BAB.
  • Popok tetap kering selama 2 jam atau saat bangun tidur.
  • Tidak BAB di malam hari.
  • Pola BAB lebih teratur, baik pada jam yang sama atau dapat dikenali polanya.
  • Sudah mampu berjalan, duduk stabil, serta duduk diam sekitar 5–10 menit.
  • Bisa melepas dan mengenakan celana sendiri.
  • Mulai dapat mengikuti instruksi sederhana, misalnya diminta pergi ke toilet.

2. Kesiapan Emosional dan Psikologis

Kemampuan emosional biasanya berkembang lebih lambat. Anak dapat dianggap siap apabila ia mulai menunjukkan:

  • Ketidaknyamanan saat popok basah atau kotor dan meminta diganti.
  • Ketertarikan untuk memakai celana dalam daripada popok.
  • Rasa ingin tahu terhadap kebiasaan orang tua di kamar mandi.
  • Antusias mengikuti proses latihan, misalnya mau duduk di potty.
  • Kemampuan menirukan perilaku orang tua saat ke toilet.
  • Tanda kemandirian seperti ingin melakukan sesuatu sendiri.
  • Kemampuan berhenti sejenak dari aktivitas ketika merasa ingin BAK atau BAB.

3. Kesiapan Bahasa dan Komunikasi

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore