
Ilustrasi anak tantrum (freepik)
JawaPos.com-Tantrum kerap jadi tantangan besar bagi orang tua. Ledakan emosi berupa tangisan keras, berguling-guling, bahkan memukul atau membanting barang, wajar dialami anak usia 1–3 tahun. Meski sering bikin panik, tantrum sebenarnya adalah tanda anak sedang kesulitan mengatur emosinya.
Psikolog Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., menegaskan bahwa kunci menghadapi tantrum bukan dengan marah, melainkan dengan sikap tenang. “Pesan pentingnya, tetap tenang, fokus pada anak, dan ingat bahwa anak sedang butuh ditolong, bukan untuk dimusuhi,” jelasnya.
Lalu, apa saja strategi yang bisa dilakukan orang tua? Berikut tujuh cara bijak menghadapi anak tantrum tanpa harus marah.
1. Tetap Tenang, Jangan Ikut Emosi
Anak yang tantrum sebenarnya sedang kesulitan mengendalikan emosi. Jika orang tua malah marah, situasi bisa semakin memburuk. “Orang tua perlu mengingat bahwa anak sedang kesulitan, bukan sedang melawan,” kata Anna.
2. Validasi Perasaan Anak
Alih-alih membentak, cobalah mengakui perasaan anak. Contohnya dengan mengatakan, “Kamu kesal sekali ya karena mainannya susah dibuka?” Validasi ini membuat anak merasa dipahami.
3. Beri Sentuhan Positif
Pelukan hangat, tatapan lembut, atau senyum manis bisa menenangkan anak lebih cepat dibanding kata-kata panjang. Sentuhan penuh kasih sayang memberi rasa aman bagi anak.
4. Penuhi Kebutuhan Dasarnya
Sering kali tantrum muncul karena lapar, lelah, atau bosan. Dengan memenuhi kebutuhan dasar anak, intensitas tantrum biasanya berkurang.
5. Hindari “Jalan Pintas”
Memberi gadget atau hadiah saat anak tantrum mungkin menenangkan sesaat, tapi berisiko jadi kebiasaan buruk. “Kalau itu dilakukan berulang, anak bisa belajar bahwa dengan tantrum ia akan mendapat apa yang diinginkan,” ujar Anna.
6. Konsisten dengan Aturan
Konsistensi pola asuh penting agar anak belajar batasan. Misalnya, aturan “tidak boleh jajan sebelum makan siang” harus diterapkan secara konsisten. Konsistensi membuat anak merasa aman dan lebih mudah memahami sebab-akibat.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
