Ilustrasi telapak kaki anak.
JawaPos.com - Anak kecil kerap kali mengalami telapak kaki datar atau tidak memiliki lengkungan. Kondisi ini kadang membuat orang tua panik dan khawatir. Apakah kondisi ini memang membahayakan?
Praktisi Kesehatan dari The Sole Studio, Mario memastikan kondisi ini tidak berbahaya. Kaki datar pada bayi biasa dikenal dengan istilah flat foot. Struktur kaki ini akan berubah seiring bertambahnya usia.
“Kondisi kaki datar pada anak usia dini umumnya tidak berbahaya. Lengkungan kaki biasanya baru terbentuk secara optimal di usia sekitar enam tahun,” ujar Mario, Selasa (24/2).
Mario menjelaskan, flat foot merupakan kondisi ketika lengkungan alami pada telapak kaki tidak terlihat dengan jelas. Pada anak-anak, hal ini terjadi karena tulang, ligamen, dan otot kaki belum berkembang secara sempurna. Selain itu, lapisan lemak bayi yang masih tebal.
Kondisi ini tidak berbahaya selama anak tidak mengeluhkan nyeri atau kesulitan bergerak. Tindakan perlu dilanjutkan bila kondisi kaki tak kunjung berubah seiring usia bertambah.
Beberapa tanda yang patut diperhatikan antara lain sepatu anak cepat aus di satu sisi akibat pola pijakan yang tidak merata, anak mudah lelah saat berjalan jauh atau beraktivitas dalam waktu lama, muncul keluhan nyeri pada kaki atau betis terutama setelah bermain atau berlari, hingga anak mudah terjatuh saat berjalan atau berlari akibat keseimbangan tubuh yang kurang baik.
Untuk mendukung perkembangan kaki anak, orang tua dapat melakukan beberapa langkah sederhana seperti mengajak anak beraktivitas tanpa alas kaki. Menyesuaikan sepatu anak dengan bentuk kaki.
Perhatikan pola berjalan anak secara berkala. Dan gunakan orthotics bila diperlukan. Orthotics ini dapat membantu menopang lengkungan kaki, memperbaiki postur, dan mengarahkan telapak kaki anak ke posisi yang lebih ideal.
“Dengan penanganan sejak dini, anak bisa bergerak lebih nyaman dan percaya diri dalam setiap tahap tumbuh kembangnya,” pungkas Mario.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
