
Ilustrasi orang yang dibesarkan dengan pola asuh otoriter (freepik/jcomp)
JawaPos.com - Ada perbedaan besar antara pola asuh otoritatif dan otoriter. Orang tua yang otoritatif membimbing, sedangkan orang tua yang otoriter memerintah.
Dan jika Anda dibesarkan oleh orang tua yang otoriter, Anda pasti tahu bahwa ada perbedaan besar antara pengaruhnya dalam kehidupan Anda.
Tumbuh besar dengan orang tua yang otoriter dapat memiliki dampak jangka panjang yang akan terus Anda alami hingga dewasa. Namun, jangan khawatir, Anda tidak sendirian.
Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman geediting.com, Rabu (4/6), delapan dampak jangka panjang dari dibesarkan oleh orang tua yang otoriter.
1. Kesulitan dalam pengambilan keputusan
Salah satu dampak paling signifikan dari dibesarkan oleh orangtua otoriter adalah perjuangan dalam pengambilan keputusan.
Orang tua yang otoriter dikenal dengan aturan-aturannya yang ketat dan tuntutan yang tinggi. Merekalah yang membuat keputusan, dan anak-anak hanya mengikutinya.
Hal ini tidak memberikan banyak ruang bagi anak-anak untuk membuat pilihan mereka sendiri atau belajar dari kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.
Ketika anak-anak ini tumbuh dewasa, mereka akan menemukan diri mereka dalam lautan pilihan, tidak tahu jalan mana yang harus diambil.
Mereka tidak pernah memiliki kesempatan untuk menentukan pilihan sendiri, dan kini tekanan untuk membuat keputusan yang tepat bisa terasa sangat berat.
Ini bukan berarti mereka tidak dapat mempelajari keterampilan membuat keputusan di kemudian hari. Namun, perjuangan awal merupakan bukti efek jangka panjang dari pola asuh otoriter.
Ingat, ini bukan tentang menyalahkan orang tua atau menyesali pengalaman masa kecil. Ini tentang memahami sejarah perkembangan kita untuk menavigasi masa kini dan masa depan kita dengan lebih baik.
2. Takut akan konfrontasi
Konfrontasi sering kali mereka tanggapi dengan kemarahan dan hukuman, alih-alih pemahaman. Hal ini menanamkan keyakinan yang mengakar bahwa mengekspresikan pikiran atau membela diri akan berujung pada konflik.
Saat dewasa, mereka mungkin akan merasa kesulitan untuk mengungkapkan pandangan mereka, terutama jika pandangan tersebut berbeda dengan mayoritas.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
