Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Mei 2025 | 15.08 WIB

10 Tanda Seseorang Tak Dibesarkan dengan Stabilitas Finansial Menurut Psikologi

Ilustrasi tujuh weton yang meningkat dari segi keuangan, kekayaan, dan rezekinya signifikan menurut primbon Jawa./Pexels.

JawaPos.com - Tidak semua trauma masa kecil datang dari pengalaman kekerasan atau pengabaian.

Dalam dunia psikologi, ketidakstabilan finansial saat tumbuh besar juga meninggalkan jejak mendalam.

Dikutip dari laporan YourTango yang merujuk pada studi di Journal of Family and Economic Issues, kondisi keuangan yang tidak stabil di masa kecil bisa memengaruhi cara seseorang memandang, membelanjakan, dan menyimpan uang ketika dewasa.

Beberapa tanda ini sering kali tidak terlihat secara langsung. Namun, para psikolog meyakini bahwa sepuluh petunjuk berikut bisa menjadi sinyal bahwa seseorang tidak tumbuh dalam lingkungan dengan stabilitas ekonomi yang memadai.

1. Tidak Pernah Mau Membuang Makanan

Kebiasaan untuk tidak menyisakan makanan bisa berasal dari pengalaman masa kecil yang penuh kekurangan.

Menurut laporan tersebut, orang-orang ini cenderung menganggap membuang makanan sebagai bentuk pemborosan dan ancaman bagi rasa aman mereka terhadap pangan.

2. Memiliki Mentalitas “Berkorban”

Alih-alih mengatur keuangan dengan bijak, banyak yang terjebak pada pola pikir bahwa satu-satunya cara bertahan adalah dengan berkorban. Sayangnya, penghematan ekstrem justru menciptakan stres baru dan siklus boros-hemat yang berulang.

3. Sangat Sadar Terhadap Harga

Orang yang tumbuh dalam keterbatasan ekonomi cenderung sensitif terhadap harga. Mereka bisa dengan mudah menyebutkan betapa mahalnya sesuatu, bahkan dalam percakapan santai saat makan bersama teman. Ini adalah refleksi dari kecemasan finansial yang mengakar kuat.

4. Lebih Mengejar Stabilitas Ketimbang Sukses

Menurut psikolog Dr. Ali Fenwick, mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi lemah lebih memilih zona nyaman daripada mengejar peluang besar. Rasa takut akan kehilangan apa yang sudah diperoleh membuat mereka enggan mengambil risiko, meski itu bisa membawa kemajuan.

5. Enggan Membicarakan Soal Uang

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore