
Ayah yang Misoginis akan Mewariskan 8 Perilaku ini kepada Anak Lelakinya
JawaPos.com - Sering kali, para pria menyerap perilaku dari pola asuh mereka tanpa menyadarinya, khususnya dari ayah yang misoginis.
Ini seperti warisan yang tidak menguntungkan: beberapa pria telah mewarisi perilaku yang mencerminkan misoginis yang mengakar. Dan tidak selalu mudah untuk mengenalinya.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (21/3) berikut ini ciri kepribadian pria yang dibesarkan oleh seorang ayah yang misoginis.
1. Tidak Menghormati Perempuan Dianggap Hal Wajar
Mereka mungkin tidak secara terang-terangan membenci atau merendahkan perempuan – setidaknya tidak secara sadar. Namun, mereka sering kali memiliki keyakinan mendasar bahwa perempuan entah bagaimana lebih rendah daripada pria.
Hal ini halus, berbahaya, dan terwujud dalam berbagai cara. Mereka mungkin lebih sering menyela perempuan, mengabaikan ide-ide mereka, atau mempertanyakan kompetensi mereka.
Kadang, mereka melontarkan lelucon yang menyinggung dan menganggapnya sebagai sekadar candaan. Psikologi parenting menunjukkan bahwa pola ini bisa tertanam sejak kecil, tanpa mereka sadari.
2. Mereka Merasa Terancam dengan Perempuan Berkarakter Kuat
Seseorang yang tumbuh dengan ayah yang misoginis sering kali merasa tidak nyaman dengan perempuan yang percaya diri dan independen. Mereka mungkin merasa terintimidasi oleh perempuan yang memiliki kekuasaan atau otoritas.
Di sekolah atau tempat kerja, mereka bisa jadi lebih kritis terhadap perempuan yang vokal dan tegas. Ketika bertemu perempuan yang tidak sesuai dengan ekspektasi tradisional mereka, respons pertama mereka adalah mengkritik atau mencoba merendahkan.
3. Kesulitan Mengekspresikan Emosi Secara Sehat
Psikologi parenting menunjukkan bahwa anak laki-laki yang tumbuh dalam lingkungan yang kaku sering kali kesulitan dalam mengekspresikan emosi. Mereka diajarkan bahwa perasaan adalah tanda kelemahan, sesuatu yang hanya boleh dilakukan oleh perempuan.
Hasilnya? Mereka menekan emosi mereka, yang kemudian berubah menjadi kemarahan atau ledakan emosional yang tidak terkendali. Kesulitan ini juga bisa mempengaruhi hubungan mereka dengan orang lain, terutama pasangan dan anak-anak mereka di masa depan.
4. Memiliki Harapan Tidak Realistis terhadap Perempuan
Anak laki-laki yang tumbuh dalam rumah tangga dengan ayah yang misoginis sering kali mewarisi standar yang tidak realistis tentang perempuan. Mereka mengharapkan perempuan untuk selalu mengasuh, tunduk, dan berpenampilan menarik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
