
seseorang yang dihindari rekan kerja. (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Lingkungan kerja bukan hanya tentang keterampilan teknis atau pencapaian target. Ada satu faktor penting yang sering kali menentukan apakah seseorang disukai atau justru dijauhi: perilaku sosial.
Psikologi sosial menunjukkan bahwa interaksi sehari-hari, sekecil apa pun, bisa memengaruhi bagaimana orang lain memandang kita.
Tanpa disadari, beberapa kebiasaan tertentu dapat membuat rekan kerja merasa tidak nyaman, bahkan memilih untuk menjaga jarak. Jika Anda merasa hubungan di tempat kerja terasa dingin atau canggung, mungkin ini saatnya melakukan refleksi diri.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat 8 perilaku yang secara psikologis cenderung membuat rekan kerja menghindari Anda:
1. Terlalu Sering Mengeluh
Mengeluh memang manusiawi, tetapi jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa menjadi “racun sosial”. Psikologi menunjukkan bahwa emosi negatif dapat menular. Ketika seseorang terus-menerus mengeluh, orang di sekitarnya akan merasa terbebani secara emosional.
Rekan kerja mungkin awalnya bersimpati, tetapi lama-kelamaan mereka akan menjaga jarak untuk melindungi energi mereka sendiri.
2. Tidak Mau Mendengarkan
Komunikasi bukan hanya tentang berbicara, tetapi juga mendengarkan. Jika Anda sering memotong pembicaraan, mengabaikan pendapat orang lain, atau selalu ingin didengar tanpa mau mendengar, orang akan merasa tidak dihargai.
Menurut psikologi interpersonal, kebutuhan untuk “diakui” adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi, orang cenderung menjauh.
3. Suka Mengkritik Tanpa Empati
Memberi masukan itu penting, tetapi cara penyampaian sangat menentukan. Kritik yang tajam, sinis, atau tanpa empati dapat membuat orang merasa diserang, bukan dibantu.
Jika Anda dikenal sebagai orang yang “selalu benar” atau “terlalu blak-blakan”, orang mungkin akan menghindari interaksi untuk menghindari rasa tidak nyaman.
4. Terlalu Kompetitif Secara Tidak Sehat
Ambisi itu baik, tetapi jika berubah menjadi kompetisi yang tidak sehat—seperti menjatuhkan orang lain, mencuri kredit, atau selalu ingin menang sendiri—ini bisa merusak hubungan kerja.
Psikologi kelompok menunjukkan bahwa manusia cenderung menjauhi individu yang dianggap mengancam stabilitas atau keharmonisan tim.
5. Tidak Bertanggung Jawab
Jika Anda sering menyalahkan orang lain, menghindari tanggung jawab, atau tidak menepati janji, kepercayaan akan hilang.
Dan dalam hubungan sosial, kepercayaan adalah fondasi utama. Tanpanya, orang akan menjaga jarak karena merasa tidak aman bekerja sama dengan Anda.
6. Terlalu Banyak Bergosip
Gosip mungkin terasa seperti cara cepat untuk terhubung dengan orang lain, tetapi efek jangka panjangnya justru sebaliknya.
Orang akan berpikir: “Jika dia membicarakan orang lain di belakang, kemungkinan dia juga melakukan hal yang sama pada saya.” Ini menciptakan ketidakpercayaan dan membuat orang memilih menjauh.
7. Kurang Kesadaran Diri (Self-Awareness)
Beberapa orang tidak menyadari bagaimana perilaku mereka memengaruhi orang lain—misalnya berbicara terlalu keras, terlalu mendominasi rapat, atau bersikap tidak sensitif.
Dalam psikologi, ini disebut rendahnya self-awareness. Tanpa kesadaran diri, seseorang cenderung mengulang perilaku yang sama, meskipun itu membuat orang lain tidak nyaman.
8. Bersikap Negatif atau Sinis Terus-Menerus
Sikap sinis, meremehkan ide orang lain, atau selalu melihat sisi buruk dari segala hal bisa membuat suasana kerja menjadi berat.
Orang secara alami tertarik pada energi positif. Sebaliknya, mereka akan menghindari sumber energi negatif demi menjaga keseimbangan emosional mereka.
Tidak ada manusia yang sempurna. Setiap orang mungkin pernah melakukan satu atau dua hal di atas. Namun, yang membedakan adalah kesadaran dan kemauan untuk berubah.
Psikologi menunjukkan bahwa perubahan kecil dalam perilaku sosial—seperti lebih mendengarkan, menunjukkan empati, dan menjaga sikap positif—dapat secara signifikan meningkatkan kualitas hubungan di tempat kerja.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
