Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Maret 2025 | 16.47 WIB

6 Perilaku yang Sering Ditunjukkan Orang yang Dididik dengan Pola Asuh Ketat di Usia Dewasa Menurut Psikolog

seseorang yang dididik pola asuh ketat (Freepik/yanalya) - Image

seseorang yang dididik pola asuh ketat (Freepik/yanalya)

JawaPos.com - Pola asuh yang ketat sering kali dikaitkan dengan aturan yang kaku, disiplin tinggi, dan ekspektasi yang tinggi dari orang tua terhadap anak.

Meskipun pendekatan ini dapat membentuk anak menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab, banyak penelitian psikologi menunjukkan bahwa efeknya bisa terbawa hingga dewasa dan mempengaruhi perilaku seseorang dalam berbagai aspek kehidupan.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (3/3), terdapat enam perilaku yang sering ditunjukkan oleh orang yang tumbuh dengan pola asuh ketat di usia dewasa:

1. Kesulitan Membuat Keputusan Sendiri

Orang yang tumbuh dalam lingkungan yang serba diatur cenderung ragu-ragu saat harus mengambil keputusan sendiri.

Mereka terbiasa dengan orang tua yang selalu mengatur segalanya, sehingga ketika mereka harus menentukan pilihan secara mandiri, mereka sering kali merasa cemas atau takut salah.

Akibatnya, mereka mungkin mencari validasi dari orang lain sebelum bertindak, atau justru menghindari pengambilan keputusan yang besar.

2. Rasa Takut akan Kegagalan yang Berlebihan

Pola asuh ketat sering kali berorientasi pada pencapaian dan prestasi. Anak yang dibesarkan dengan cara ini mungkin tumbuh dengan keyakinan bahwa kesalahan atau kegagalan adalah sesuatu yang tidak dapat diterima.

Di usia dewasa, mereka cenderung perfeksionis dan mengalami kecemasan yang tinggi ketika menghadapi tantangan baru, karena mereka merasa kegagalan berarti kekecewaan yang besar, bukan hanya bagian dari proses belajar.

3. Cenderung Menjadi People Pleaser

Karena mereka terbiasa memenuhi ekspektasi tinggi dari orang tua, banyak orang yang dididik dengan pola asuh ketat berkembang menjadi orang yang sulit mengatakan "tidak" dan selalu ingin menyenangkan orang lain.

Mereka takut mengecewakan orang di sekitar mereka dan sering kali mengorbankan kebahagiaan serta kebutuhan mereka sendiri demi membuat orang lain senang.

4. Kesulitan Mengekspresikan Perasaan

Dalam keluarga dengan pola asuh yang ketat, anak sering kali tidak diberi ruang untuk mengekspresikan emosi mereka secara bebas.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore