Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 September 2026 | 21.30 WIB

Motor Bekas Kilometer Tinggi Masih Layak Dibeli? Jangan Langsung Tergiur, Cek 7 Bagian Ini

Ilustrasi perawatan CVT motor matic. (RianAlfianto/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi perawatan CVT motor matic. (RianAlfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com - Motor bekas dengan angka kilometer tinggi sering kali membuat calon pembeli ragu. Banyak yang menganggap semakin besar angka pada odometer, semakin dekat pula motor tersebut dengan berbagai masalah dan biaya perbaikan.

Padahal, angka kilometer bukan satu-satunya patokan untuk menentukan kondisi sebuah motor bekas. Motor dengan jarak tempuh tinggi tetapi dirawat secara rutin bisa saja masih memiliki kondisi yang lebih baik dibandingkan motor berkilometer rendah yang jarang mendapat perawatan.

Sebelum membeli, ada beberapa bagian penting yang perlu kamu periksa!

1. Cek Kondisi Mesin

Mesin menjadi bagian pertama yang perlu kamu perhatikan ketika melihat motor bekas dengan kilometer tinggi. Nyalakan mesin dan dengarkan apakah muncul suara yang tidak biasa, seperti bunyi kasar, ketukan, atau suara berisik dari area mesin.

Perhatikan juga respons mesin ketika tuas gas diputar. Mesin yang sehat umumnya dapat merespons dengan baik dan tidak menunjukkan gejala seperti brebet atau kehilangan tenaga secara tiba-tiba. Jika kamu kurang memahami kondisi mesin, sebaiknya ajak mekanik atau orang yang lebih berpengalaman saat melakukan pengecekan.

2. Periksa Riwayat Servis

Riwayat perawatan bisa memberikan gambaran mengenai bagaimana motor tersebut digunakan oleh pemilik sebelumnya. Jangan hanya melihat angka kilometer pada odometer, tetapi tanyakan kapan terakhir kali oli, busi, filter udara, dan komponen lainnya diganti.

Jika pemilik masih menyimpan catatan servis atau bukti perawatan, informasi tersebut bisa membantu kamu mengetahui apakah motor dirawat secara rutin. Motor dengan kilometer tinggi tetapi memiliki riwayat servis yang jelas tentu perlu dilihat berbeda dari motor yang tidak memiliki riwayat perawatan sama sekali.

3. Perhatikan Kondisi CVT

Untuk motor matic, bagian CVT juga tidak boleh dilewatkan. Kilometer yang tinggi membuat komponen di dalam sistem CVT berpotensi mengalami keausan, terutama jika perawatannya tidak dilakukan secara rutin.

Saat melakukan test ride, rasakan apakah motor bergetar berlebihan ketika mulai berakselerasi atau terdengar suara aneh dari area CVT. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa komponen seperti kampas ganda, roller, atau bagian lainnya perlu diperiksa lebih lanjut.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore