
Mobil hybrid Toyota Yaris Cross varian GR. (Dony/JawPos.com)
JawaPos.com - Peralihan konsumen Indonesia ke kendaraan elektrifikasi kini tak hanya mengancam dominasi mobil konvensional, tetapi juga mulai menekan segmen LCGC.
Di tengah harga mobil listrik yang semakin terjangkau, teknologi hybrid dan PHEV muncul sebagai jalan tengah karena menawarkan efisiensi di dalam kota sekaligus fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh.
Mobil hybrid dan PHEV juga mulai mendapat perhatian karena menawarkan kombinasi efisiensi dan fleksibilitas penggunaan.
Untuk penggunaan di perkotaan, sistem hybrid dapat mengurangi konsumsi bahan bakar ketika kendaraan beroperasi dalam kondisi stop and go.
Sementara PHEV menawarkan opsi penggunaan tenaga listrik untuk perjalanan tertentu sebelum mesin pembakaran internal mengambil alih.
Menurut Kukuh Kumara Sekertaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) kepada JawaPos.com mengungkapkan bahwa teknologi tersebut juga dianggap menarik untuk konsumen yang masih membutuhkan kendaraan dengan kemampuan perjalanan jarak jauh, tetapi ingin menekan konsumsi bahan bakar dan emisi.
"Hybrid, plug-in hybrid, teknologi-teknologi baru itu punya kontribusi langsung untuk penurunan emisi sekaligus penghematan penggunaan bahan bakar fosil," ujar Kukuh Kumara ketika ditemuai saat pameran GIIAS Bandung (10/9).
Kukuh menambahkan, keunggulan lainnya, kendaraan hybrid dan PHEV tidak sepenuhnya bergantung pada ketersediaan infrastruktur SPKLU seperti mobil listrik murni.
Meningkatnya adopsi kendaraan elektrifikasi sekaligus menjadi tantangan bagi segmen LCGC yang selama lebih dari satu dekade menjadi salah satu pilihan utama konsumen Indonesia.
LCGC mulai diperkenalkan di Indonesia sejak 2013. Setelah lebih dari 10 tahun, perkembangan teknologi kendaraan membuat segmen tersebut dinilai perlu mendapatkan evaluasi, terutama terkait arah teknologi dan kebijakan pemerintah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022