
Pabrik kendaraan listrik Vinfast. (Istimewa)
JawaPos.com - Perubahan wajah industri otomotif berlangsung semakin cepat. Mobil yang dulu identik dengan mesin, transmisi, dan komponen mekanis kini perlahan berubah menjadi produk yang menggabungkan baterai, perangkat lunak, sensor, konektivitas, hingga kecerdasan buatan (AI).
Perubahan itu ikut menggeser satu hal yang sering luput dari perhatian: orang-orang di balik teknologi tersebut.
Ketika mobil listrik semakin berkembang, kebutuhan industri terhadap insinyur baterai, software engineer, ahli elektronika, spesialis AI, hingga teknisi kendaraan listrik ikut meningkat.
Persoalannya, talenta dengan kemampuan tersebut tidak hanya dibutuhkan perusahaan otomotif.
Perusahaan teknologi dan startup juga memburu orang-orang dengan kompetensi yang sama. Alhasil, industri otomotif kini menghadapi persaingan baru yang tidak kalah sengit: mencari dan mempertahankan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Kondisi tersebut sudah terlihat di sejumlah negara.
Industri otomotif Jerman menghadapi kekurangan sekitar 80.000 tenaga profesional terampil pada 2024. Di Inggris, terdapat lebih dari 14.000 lowongan di sektor otomotif, sementara hanya sekitar 27 persen tenaga kerja yang memiliki kualifikasi untuk bekerja secara aman pada kendaraan listrik.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa transisi menuju kendaraan listrik bukan sekadar persoalan mengganti mesin pembakaran internal dengan motor listrik.
Ada persoalan SDM yang harus disiapkan bersamaan.
Teknologi Mobil Berubah, Kompetensi Ikut Bergeser
Selama puluhan tahun, industri otomotif membangun keahlian di sekitar mesin dan mekanikal. Kini, seorang teknisi kendaraan juga perlu memahami sistem tegangan tinggi, baterai, motor listrik, perangkat diagnostik digital, hingga sistem elektronik kendaraan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022