
Mobil listrik dua pintu dari Wuling. (Dony/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perubahan aturan pajak kendaraan listrik membuat peta persaingan otomotif ikut bergeser. Ketidakpastian kebijakan di daerah kini menjadi faktor krusial yang memengaruhi strategi harga produsen seperti PT Wuling Motors.
Jenama Tionkok tersebut masih menunggu kepastian kebijakan dari pemerintah daerah terkait skema baru insentif kendaraan listrik (EV) yang kini tidak lagi terpusat.
Perubahan ini dinilai berpengaruh terhadap strategi bisnis, terutama dalam penentuan harga produk di pasar.
Dikutip dari Antara, Direktur Pemasaran Wuling, Ricky Christian, menyebut sebagian besar pemerintah daerah mendukung percepatan elektrifikasi. Namun, hingga kini keputusan teknis di tiap wilayah masih belum seragam.
“Banyak daerah mendukung kendaraan listrik, tetapi kami masih menunggu keputusan resmi dari masing-masing pemerintah daerah,” ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu.
Perubahan kebijakan ini berkaitan dengan Permendagri Nomor 11 Tahun 2026 yang mengatur bahwa kendaraan listrik tetap masuk dalam objek Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Meski demikian, pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk memberikan insentif berupa pengurangan hingga pembebasan pajak.
Artinya, besaran pajak kendaraan listrik ke depan akan berbeda di setiap daerah, tergantung kebijakan masing-masing pemerintah daerah. Kondisi ini berpotensi menciptakan variasi harga kendaraan listrik di pasar.
Wuling mengakui bahwa perubahan skema pajak ini turut memengaruhi strategi harga, termasuk untuk lini kendaraan listrik dan model terbaru seperti Wuling Exion.
Penyesuaian harga dilakukan berdasarkan informasi kebijakan yang telah diterima perusahaan.
Di sisi lain, kepastian regulasi dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasar kendaraan listrik yang saat ini tengah berkembang di Indonesia. Industri otomotif membutuhkan kejelasan agar dapat menyusun strategi jangka panjang, termasuk dalam menjaga daya saing produk.
Wuling menegaskan akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan pemerintah daerah setelah keputusan resmi diberlakukan. Ke depan, arah pasar kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh implementasi insentif di masing-masing wilayah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
