
Salah satu line up jenama Geely yang menggunakan teknologi hybrid yang mengalahkan Toyota. (carscoops)
JawaPos.com - Selama ini, Toyota dikenal sebagai pemimpin dalam menciptakan sistem penggerak hibrida yang canggih dan efisien.
Namun kini, salah satu merek otomotif terbesar dan paling berpengaruh di Tiongkok, Geely, mengklaim bahwa teknologi hibrida terbaru mereka mampu melampaui performa produk Toyota, bahkan mengungguli teknologi hibrida dari produsen mobil Jepang lainnya.
Geely memperkenalkan sistem hybrid generasi terbaru i-HEV Intelligent Energy pada sedan terbarunya, Emgrand. Sistem ini didukung oleh mesin pembakaran dalam berkapasitas kecil yang mengklaim efisiensi termal hingga 48,41 persen—salah satu yang tertinggi dalam sejarah produksi mesin.
Mesin ini memiliki beberapa konfigurasi, termasuk versi 1,5 liter, 1,5 liter turbo-diesel, dan 2,0 liter turbo-diesel. Dalam uji coba mobil hybrid tersebut dilengkapi motor listrik bertenaga 308 hp (230 kW).
Geely melaporkan bahwa prototipe Emgrand mampu mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata hanya 2,22 liter per 100 kilometer (105,9 mil per galon AS) ketika diuji di sekitar pulau Hainan, Tiongkok.
Victor Yang, juru bicara Geely Group, mengatakan kepada Bloomberg bahwa sistem hibrida ini "akan sepenuhnya melampaui teknologi hybrid dari Jepang." Meski demikian, tingkat efisiensi sebenarnya di tangan konsumen masih perlu dibuktikan lebih lanjut.
Sebagai pembanding, pada tahun 2024, Toyota menjalankan uji coba jarak jauh menggunakan Prius dari Los Angeles ke New York. Sepanjang perjalanan sejauh lebih dari 4.500 kilometer tersebut, Prius mencatatkan konsumsi rata-rata 2,53 liter per 100 kilometer (92,9 mil per galon AS).
Geely menjelaskan bahwa sistem hibrida mereka menggunakan satu pusat kendali pintar yang mengelola fungsi kokpit sekaligus sasis. Teknologi ini juga memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan pengelolaan energi.
Selain diterapkan pada Emgrand terbaru, teknologi ini juga akan disematkan pada model Boyue L dan Xingyue L di masa depan. Komitmen Geely terhadap pengembangan kendaraan dengan efisiensi tinggi tidak berhenti pada sistem hibrida ini.
Dalam sebuah acara khusus untuk meluncurkan teknologi barunya, boss Geely, Li Shufu, menyatakan bahwa perusahaan sedang mengeksplorasi penggunaan bahan bakar metanol sebagai sumber energi alternatif.
Menurutnya, metanol menawarkan kepadatan energi lebih dari sepuluh kali lipat dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
