
Hyundai All-New Palisade Hybrid. (Istimewa).
JawaPos.com - Hyundai Motor Company mengumumkan penarikan kembali (recall) untuk sejumlah unit Hyundai Palisade 2026 dan Hyundai Palisade Hybrid 2026 di Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan setelah ditemukannya masalah pada kursi elektrik di baris kedua dan ketiga.
Dalam keterangan resminya, Hyundai menyampaikan bahwa pembaruan perangkat lunak telah tersedia dan bisa diunduh melalui sistem over-the-air (OTA). Pembaruan ini ditujukan sebagai langkah sementara untuk meningkatkan aspek keselamatan, sambil menunggu solusi perbaikan permanen.
Perusahaan juga mengingatkan para pemilik kendaraan agar lebih waspada saat menggunakan fitur kursi elektrik, serta telah mulai menghubungi konsumen melalui berbagai saluran komunikasi.
Mengutip Road & Track, pada 14 Maret Hyundai sempat menghentikan sementara penjualan Palisade 2026 varian Limited dan Calligraphy. Keputusan tersebut diambil setelah munculnya persoalan pada kursi elektrik, hanya berselang sekitar satu minggu dari insiden tragis di Ohio, Amerika Serikat, yang menyebabkan meninggalnya seorang anak berusia dua tahun.
Laporan terbaru mengungkap bahwa Hyundai sebenarnya telah menerima peringatan terkait potensi masalah ini sejak enam bulan sebelum kejadian tersebut.
Kasus ini berawal dari pengalaman seorang konsumen di California, Ashley Groussman, yang menyewa Palisade 2026 pada Agustus 2025. Pada hari pertama pemakaian, ia menjemput anaknya yang berusia sembilan tahun yang duduk di baris kedua.
Saat itu, seorang teman anaknya di baris ketiga menekan tombol kursi elektrik, sehingga kursi baris kedua bergerak dan hampir menjepit anaknya. Groussman mengaku mendengar teriakan dan segera menarik anaknya keluar, sehingga terhindar dari cedera serius, meski peristiwa tersebut meninggalkan trauma.
Setelah kejadian itu, ia berkali-kali meminta pihak dealer dan Hyundai untuk menarik kembali kendaraan tersebut. Bahkan pada September 2025, ia mengirim email kepada Hyundai yang menekankan urgensi masalah tersebut karena menyangkut keselamatan penumpang. Ia juga sempat menyampaikan kekhawatirannya melalui media sosial.
Namun, pada Oktober 2025, setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Hyundai, mekanisme kursi dinilai masih berfungsi normal dan kasus tersebut ditutup. Menanggapi hal ini, Hyundai menyatakan tidak dapat membahas kasus individu, tetapi mengakui adanya sejumlah laporan konsumen terkait fungsi kursi elektrik.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
