
Ilustrasi mendorong mobil matik yang mogok sangat tidak disarankan. (Strong Muscle Project)
JawaPos.com - Sentakan pada mobil matic sering bikin kaget, apalagi saat macet atau ketika mulai menekan pedal gas. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga bisa menjadi tanda bahwa ada komponen kendaraan yang mulai bermasalah dan butuh perhatian.
Kabar baiknya, mobil matic yang terasa nyentak tidak selalu berarti kerusakan berat. Dengan perawatan yang tepat dan pemeriksaan rutin, kamu bisa mengurangi bahkan menghilangkan gejala tersebut sebelum berdampak pada komponen lain yang lebih mahal.
Berikut 7 solusi yang bisa kamu lakukan saat mobil matic nyentak di jalan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Rutin Mengganti Busi sesuai Jadwal
Salah satu penyebab mobil matic terasa nyentak adalah busi yang sudah aus atau tidak bekerja optimal. Busi berperan penting dalam proses pembakaran, sehingga jika kondisinya menurun, tenaga mesin bisa tersendat dan menimbulkan sentakan.
Idealnya, kamu mengganti busi setiap sekitar 48.000 kilometer atau sesuai rekomendasi pabrikan. Penggantian tepat waktu akan membantu pembakaran lebih stabil dan membuat akselerasi terasa lebih halus.
2. Ganti atau Bersihkan Filter Udara
Filter udara yang kotor dan tersumbat dapat menghambat aliran udara ke ruang bakar. Akibatnya, mesin tidak mendapatkan campuran udara dan bahan bakar yang ideal, sehingga mobil terasa tersendat saat berakselerasi.
Penggantian filter udara umumnya dilakukan setiap 20.000–25.000 kilometer. Selain mengganti, kamu juga bisa membersihkannya dengan sabun lembut dan air, lalu mengeringkannya secara menyeluruh sebelum dipasang kembali agar performa mesin tetap optimal.
3. Membersihkan Injektor Bahan Bakar
Injektor yang kotor dapat menyebabkan suplai bahan bakar tidak merata, sehingga mesin bekerja tidak stabil dan memicu sentakan. Untuk mencegahnya, kamu bisa menggunakan cairan pembersih injektor yang dituangkan langsung ke tangki bahan bakar.
Pastikan kamu mengikuti petunjuk penggunaan dengan benar. Jika ragu memilih produk, berkonsultasi dengan bengkel bisa membantu mendapatkan pembersih injektor yang sesuai dengan spesifikasi mobilmu.
4. Perawatan dan Pembersihan Sensor MAF
Sensor Mass Air Flow (MAF) berfungsi mengukur jumlah udara yang masuk ke mesin. Jika sensor ini kotor atau bermasalah, perhitungan campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak akurat, sehingga mobil terasa nyentak.
Pemeriksaan dan pembersihan sensor MAF sebaiknya dilakukan secara berkala di bengkel. Dengan sensor yang bersih dan berfungsi normal, respons mesin akan kembali lebih halus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022