Ilustrasi ban mobil. (Pixabay)
JawaPos.com - Popularitas Sport Utility Vehicle (SUV) terus meningkat. Selain tampil gagah, SUV juga kerap dipilih karena memberi rasa aman lebih saat melaju di jalan. Tren ini kemudian mendorong sebagian pemilik melakukan modifikasi tampilan, salah satunya dengan memasang ban off-road agar kendaraan terlihat semakin tangguh.
Namun di balik tampilan yang lebih gahar, ada risiko keselamatan yang kerap luput dari perhatian. Banyak penggemar modifikasi yang dinilai masih menempatkan aspek estetika di atas fungsi, padahal pemilihan ban sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan berkendara sehari-hari. Setiap tipe ban dirancang dengan karakter dan fungsi berbeda, terlebih ban off-road yang sejatinya diperuntukkan bagi medan tanah atau bebatuan, bukan penggunaan dominan di jalan aspal.
Fenomena tersebut turut disoroti oleh Pembalap Reli Nasional Rifat Sungkar. Dia menilai banyak pengendara ingin tampil stylish dengan ban SUV berkarakter off-road, namun tidak memahami konsekuensi teknisnya.
Menurut Rifat, ban off-road seperti tipe Mud Terrain (M/T) atau All Terrain (A/T) yang agresif memiliki karakter berbeda dibanding ban standar pabrikan (OEM). Selain menimbulkan suara lebih bising, getaran ban juga lebih mudah masuk ke kabin.
”Selain itu, ban ini sering kali membuat kemudi terasa lebih berat atau memberikan sensasi ‘ketarik’ ke arah tertentu, yang jika tidak dipahami, akan membuat pengendara merasa tidak nyaman atau bahkan panik saat menghadapi respon setir yang berbeda,” ujar Rifat, dalam acara Indonesia's Automotive Outlook 2026 bersama Forum Wartawan Otomotif, yang digelar baru-baru ini.
Aspek lain yang tak kalah penting adalah jarak pengereman. SUV memiliki bobot lebih berat dibandingkan mobil kecil, sehingga membutuhkan stopping distance yang lebih panjang. Risiko ini akan semakin besar bila dikombinasikan dengan penggunaan ban yang tidak sesuai dengan kondisi jalan.
”Jika ditambah dengan penggunaan ban yang tidak sesuai dengan medannya, daya cengkeram atau grip akan berkurang drastis,” urai Rifat.
Dia mengingatkan, perpaduan antara massa kendaraan yang besar dan pemilihan ban yang keliru bisa menjadi potensi bahaya serius di jalan raya bila pengendara tidak waspada.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
5 Pekerjaan Terbaik untuk Introvert, Pilihan Karir yang Sesuai dengan Kelebihan Diri
KPK: Kerugian Negara dalam Kasus Bea Cukai yang Terkait PT Djarum Capai Triliunan
Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme, Indonesia Pimpin CTIF Council
KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sejumlah Uang Tunai Diamankan
Bill Gates Puji AI Meta Milik Zuckerberg, Muse Dinilai Mampu Mengubah Cara Orang Bekerja
Fitrah Maulana Syukuri Debut dan Cleansheet di ACL Two Bersama Persib Bandung
Prediksi Skor Dewa United vs Persija di Super League: Macan Kemayoran Amankan Poin Penting di Banten
Prediksi Skor Elversberg vs Mainz 05: Tim Tamu Incar Kemenangan usai Tersingkir dari DFB Pokal
OM WAWES, Guyon Waton, hingga MASDDDHO Putuskan Batal Tampil di RANS Carnival Maguwoharjo

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022